BPSDM Kaltim Dorong ASN Tingkatkan Kualitas Komunikasi Publik melalui Voice Over

  • 24 Jul 2026 15:12 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Timur (BPSDM Kaltim) mendorong aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan kemampuan komunikasi publik di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Dorongan tersebut disampaikan dalam Sharing Session Episode 117 bertema “Voicepreneur ASN: Dari Suara Pelayanan Publik Menjadi Peluang Ekonomi Kreatif”, pada Kamis 23 Juli 2026.

Moderator dari BPSDM Kaltim, Badi’ Zulfa Nihayati, mengatakan komunikasi kini menjadi bagian penting dalam keseharian ASN, terutama dalam menyampaikan informasi pemerintah melalui berbagai platform digital. Menurutnya, konten pemerintah masih kerap dinilai membosankan dan memiliki jumlah penonton yang lebih rendah dibandingkan konten kreator profesional.

“Konten kreator profesional biasanya memiliki cara untuk membuat voice over yang dapat melibatkan emosi audiens, sehingga masyarakat menikmati konten yang dibuat,” ujar Badi’ Zulfa Nihayati. Karena itu, ASN dinilai perlu memiliki keterampilan mengolah suara agar pesan pelayanan publik dapat disampaikan secara lebih hidup dan mudah diterima masyarakat.

Zulfa menjelaskan, kualitas voice over tidak hanya ditentukan oleh kata-kata yang disampaikan, tetapi juga intonasi, tempo, penekanan, dan ekspresi suara. Unsur-unsur tersebut dinilai berpengaruh terhadap cara masyarakat memahami informasi serta membentuk persepsi terhadap pesan yang disampaikan pemerintah.

Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, mengatakan penguatan kemampuan komunikasi ASN menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Masyarakat kini mengakses informasi melalui media sosial, podcast, video pendek, hingga berbagai platform pembelajaran daring.

“Pemerintah dituntut tidak hanya mampu menyampaikan informasi yang benar, tetapi juga menghadirkan komunikasi yang mudah dipahami, menarik, inklusif, dan membangun kepercayaan masyarakat,” kata Nina Dewi. Ia menambahkan, suara yang jelas, hangat, dan meyakinkan dapat membantu menghadirkan pengalaman pelayanan publik yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, BPSDM Kaltim menghadirkan voice over profesional, Nadia Lestari, untuk memberikan materi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi praktik. BPSDM Kaltim menilai pengembangan kompetensi ini dapat mendukung terwujudnya ASN yang lebih komunikatif, humanis, kredibel, adaptif, dan mampu menjawab tantangan komunikasi publik di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....