BPS Ajak Warga Curhat Kondisi Ekonomi lewat Sensus Ekonomi

  • 03 Jul 2026 12:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mengajak masyarakat memanfaatkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai kesempatan menyampaikan kondisi ekonomi yang sebenarnya kepada pemerintah. Pendataan yang hanya dilakukan sekali dalam sepuluh tahun ini diharapkan menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi.

Ahli Madya BPS Kota Samarinda, Much. Yusuf, pada RRI Jum’at 3 Juli 2026 mengatakan, sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi juga menjadi media komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Melalui kunjungan petugas sensus, masyarakat dapat menjelaskan kondisi usaha, hambatan yang dihadapi, hingga harapan terhadap kebijakan pemerintah.

"Sensus ekonomi ini hanya dilakukan sekali dalam sepuluh tahun. Jadi ketika petugas datang, manfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan kondisi usaha yang sebenarnya. Ini menjadi wahana masyarakat untuk 'curhat' mengenai persoalan ekonomi yang dihadapi," ujar Much. Yusuf.

Ia menjelaskan, informasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian dari data statistik yang digunakan pemerintah dalam menyusun kebijakan ekonomi, termasuk program pembinaan, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan iklim usaha.

Karena itu, BPS mengimbau masyarakat memberikan jawaban yang jujur, terbuka, dan sesuai kondisi di lapangan agar hasil Sensus Ekonomi 2026 benar-benar mencerminkan keadaan ekonomi riil di Kota Samarinda maupun secara nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....