Organisasi Wanita Didorong Perhatikan Gizi Keluarga Kutim

  • 25 Jun 2026 12:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah, menegaskan bahwa pemenuhan pangan yang sehat merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Keamanan Pangan bagi Organisasi Wanita Tahun 2026 di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, kawasan Pemerintahan Sangatta, Rabu, 24 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan dan pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Organisasi wanita dinilai memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi tersebut hingga ke lingkungan keluarga.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak terlepas dari kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat. Karena itu, kolaborasi seluruh elemen dinilai menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

"Pemenuhan pangan yang sehat bukan hanya tugas pemerintah, tetapi komitmen kita semua. Kita harus meningkatkan kepedulian terhadap gizi anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas," ujar Ardiansyah. di Kutip RRI Kamis, 25 Juni 2026.

Menurutnya, organisasi wanita memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola konsumsi pangan yang aman, bergizi, dan seimbang. Peran tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di Kutai Timur.

Ardiansyah juga menilai ketahanan pangan dan pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Dengan kualitas gizi yang terjaga sejak dini, anak-anak diharapkan mampu tumbuh optimal dan menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, organisasi wanita, dan masyarakat dalam mewujudkan keamanan pangan yang berkelanjutan. Edukasi yang terus dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang aman dan bergizi bagi kesehatan keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....