Ananda Nuryadi Dorong Regenerasi Petani lewat Teknologi
- 21 Jun 2026 19:45 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perkembangan sektor pertanian di masa sekarang dapat semakin berdampak jika dipadukan dengan teknologi. Salah satu contohnya seperti pertanian dapat diautomasi. Misalnya ketika menggunakan teknologi yang dapat mendeteksi cuaca.
”Misalnya ketika panas sampai di suhu tertentu, sistem akan melakukan pengairan secara otomatis, tapi ketika hujan tidak perlu pengairan. Jadi ada prediksi secara real time, kemudian alat itu melakukan tindakan,” ucap Dosen Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Ananda Nuryadi Pratama.
Ia merasa bahwa petani juga perlu mengetahui bahwa sebenarnya pertanian dan teknologi dapat dipadukan melalui mengadakan berbagai pelatihan untuk memperkenalan alat-alat tersebut.
Hingga saat ini, ia mengaku memang masih belum ada pelatihan secara khusus kepada para petani, tapi perencanaan tersebut masih dalam tahap perkembangan, “Jadi kita sedang meramu bagaimana caranya supaya hal ini dapat disampaikan dengan baik ke para petani,” katanya dikutip Minggu, 21 Juni 2026.
Menurutnya, petani yang aktif sekarang bukanlah anak muda, “Regenerasi kita lambat, dalam artian profesi petani masih belum menarik buat anak muda,” ucapnya saat menghadiri obrolan SPADA (Selamat Pagi Teman Pro 2) yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda.
Melihat perkembangan tren saat ini, menurutnya sepanjang tahun 2023 hingga 2025 ia menyadari banyaknya bermunculan berbagai komunitas yang diinisiasi oleh anak muda terkait bagaimana makanan yang mereka dapat. Salah satu contohnya seperti Paguyuban Pangan Samarinda.
Komunitas tersebut berisi anak muda yang antusias belajar bertani secara langsung. Walaupun bukan berkuliah dari pertanian, mereka belajar bagaimana cara memproduksi makanan yang bebas dari pestisida. Ia berharap agar semakin banyak anak muda yang juga memiliki kesadaran yang baik akan sektor pertanian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....