Wabup Berau Imbau Warga Hindari Bakar Lahan

  • 15 Jun 2026 14:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi salah satu kejadian yang paling sering ditangani oleh petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Berau. Mayoritas kasus karhutla diketahui dipicu aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan saat pembukaan area baru maupun pembersihan kebun.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis mengimbau masyarakat, khususnya petani dan pekebun, untuk tidak melakukan pembakaran lahan selama musim kemarau berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah meluasnya kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat. Senin, 15 Juni 2026.

Menurutnya, kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar memiliki risiko tinggi memicu karhutla, terlebih saat cuaca panas dan kondisi lahan kering. Karena itu, masyarakat diminta menggunakan cara yang lebih aman dan ramah lingkungan dalam mengelola lahan pertanian maupun perkebunan.

"Dalam kondisi cuaca yang cukup panas saat ini, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Risiko kebakaran sangat besar dan dapat merugikan banyak pihak," ujar Gamalis.

Ia juga mengingatkan bahwa pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dengan menghindari aktivitas pembakaran lahan. Pencegahan jauh lebih baik daripada harus menangani kebakaran yang sudah meluas," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Berau terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan upaya pencegahan karhutla melalui sosialisasi, patroli, serta edukasi kepada masyarakat di wilayah yang rawan kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....