Halo RRI: Warga Kubar Minta Pungli Segera Ditertibkan

  • 04 Jun 2026 08:28 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Warga Kutai Barat mengeluhkan adanya dugaan pungutan liar atau pungli terhadap aktivitas pengangkutan material pada proyek pengecoran jalan nasional di bawah Jembatan ATJ, Kutai Barat. Keluhan tersebut disampaikan Sarnesius dalam Program Halo RRI, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut Sarnesius, praktik pungli tersebut dinilai meresahkan karena dapat menghambat kelancaran distribusi bahan material untuk kegiatan pengecoran jalan yang saat ini sedang berlangsung. Ia berharap pemerintah maupun aparat terkait segera turun tangan untuk menertibkan oknum yang diduga melakukan pungutan tidak resmi tersebut.

“Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan persoalan ini dan menertibkan oknum-oknum yang melakukan pungli terhadap pengangkutan bahan untuk proyek jalan nasional di bawah Jembatan ATJ,” ujarnya.

Ia menilai proyek jalan nasional merupakan kepentingan masyarakat luas sehingga proses pengerjaannya harus berjalan lancar tanpa adanya gangguan maupun pungutan yang tidak sesuai aturan.

Program Halo RRI sendiri menjadi ruang partisipasi publik bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan terkait pelayanan publik di Kota Samarinda dan sekitarnya. Beragam persoalan yang disampaikan masyarakat diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

Program tersebut hadir setiap hari Senin, Rabu dan Jumat melalui Pro1 RRI Samarinda FM 97,6 MHz pukul 09.00 Wita. Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan maupun aspirasi melalui WhatsApp di nomor 08115544976 atau melalui Google Form yang tersedia pada Instagram Pro1 RRI Samarinda.

Melalui program tersebut, RRI mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....