Sekda Kukar Hadiri Wisuda Tahfidz dan Tilawati Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur’an
- 01 Jun 2026 14:22 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda- Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, H Sunggono menghadiri Haflah Akhirussanah dan Wisuda Metode Baca Kitab Al-Miftah Lil Ulum, Tahfidzul Qur’an 30 Juz Bilghoib, serta Metode Tilawati di Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PPIQ) Miftahul Ulum Tenggarong, Jalan Usaha Tani, Mangkurawang, Tenggarong.
Dalam sambutannya, Sunggono mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum membanggakan bagi seluruh masyarakat Kutai Kartanegara. Menurutnya, para santri telah menunjukkan kesungguhan dan kedisiplinan dalam menempuh pendidikan Al-Qur’an hingga mampu menyelesaikan hafalan 30 juz serta memahami metode baca kitab dan tilawati.
Ia menilai capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga para santri, namun juga kebanggaan daerah. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara pun memberikan apresiasi atas dedikasi para santri dan tenaga pendidik di lingkungan pesantren.
“Atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi. Tentu sebagai Sekda, saya merasa terhormat dan bersyukur dapat hadir pada hari ini menyaksikan hasil ketekunan dan dedikasi para santri dalam menimba ilmu di Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur’an Miftahul Ulum ini. Pendidikan Al-Qur’an diharapkan tidak hanya membekali mereka dengan kemampuan membaca dan menghafal kitab suci, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, ketekunan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial,” ujarnya. Senin 1 Juni 2026.
Sunggono menambahkan pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan masyarakat dan daerah. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual dan sosial.
Ia juga menyampaikan PPIQ Miftahul Ulum telah berperan besar dalam mencetak generasi muda berkarakter dan religius. Keberadaan pesantren dinilai sangat penting dalam membangun budaya masyarakat yang beradab dan penuh kepedulian sosial.
Lebih lanjut, ia berharap para santri yang diwisuda dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Para lulusan pesantren diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan serta berkontribusi dalam pembangunan sosial maupun ekonomi di lingkungan masing-masing.
“Wisuda hari ini menandai sebuah pencapaian penting dalam perjalanan pendidikan kalian. Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi cahaya penuntun dalam setiap langkah kehidupan. Teruslah belajar, berlatih, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus, pengasuh, serta para ustaz dan ustazah PPIQ Miftahul Ulum Tenggarong atas dedikasi dalam membimbing para santri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....