Sembilan Langkah Memasang Batu Alam Dinding agar Kokoh dan Awet

  • 01 Jun 2026 08:35 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Batu alam pada dinding ruang tamu masih menjadi pilihan banyak pemilik rumah untuk menghadirkan kesan alami, kokoh, dan elegan. Selain mempercantik tampilan hunian, penggunaan batu alam juga mampu meningkatkan nilai estetika sebuah rumah.

Namun, keindahan batu alam tidak akan bertahan lama apabila proses pemasangan dilakukan secara asal-asalan. Kesalahan kecil dalam teknik pemasangan maupun penggunaan material dapat menyebabkan batu alam mudah lepas, retak, hingga menimbulkan rembesan pada dinding.

Melansir laman Mortar Utama, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan agar pemasangan batu alam pada dinding lebih kokoh, rapi, dan tahan lama.

1. Persiapkan Alat dan Bahan

Langkah pertama adalah menyiapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan, seperti benang, paku beton, sendok semen, ember, serta material batu alam yang akan digunakan.

2. Membuat Adukan Semen

Siapkan adukan sebagai perekat batu alam pada dinding. Untuk hasil yang lebih kuat dan tahan lama, disarankan menggunakan semen khusus pemasangan batu alam yang memiliki daya lekat tinggi sehingga batu tidak mudah terlepas.

3. Siapkan Permukaan Dinding

Pastikan dinding yang akan dipasangi batu alam berupa plesteran kasar dan dalam kondisi lembap. Sebelum pemasangan dilakukan, siram dinding terlebih dahulu agar daya rekat adukan lebih optimal.

4. Pasang Paku Beton sebagai Patokan

Pasang paku beton pada bagian atas dinding dan bentangkan benang sebagai acuan. Patokan ini membantu pemasangan batu alam tetap lurus, siku, dan presisi.

5. Rendam Batu Alam

Sebelum dipasang, rendam batu alam ke dalam air agar kondisinya tetap lembap. Langkah ini bertujuan mencegah batu menyerap air dari adukan semen terlalu cepat sehingga daya rekat tetap terjaga.

6. Pasang Batu Alam dari Bagian Bawah

Pemasangan sebaiknya dimulai dari bagian bawah dinding. Gunakan ganjalan sebagai penahan agar batu yang telah dipasang tidak bergeser atau turun sebelum adukan mengering.

7. Susun dengan Pola Zig-zag

Untuk menghasilkan tampilan yang lebih menarik, batu alam dapat dipasang dengan pola zig-zag. Pola ini membuat dinding terlihat lebih dinamis dan tidak monoton.

8. Bersihkan Sisa Semen

Setelah seluruh batu terpasang, segera bersihkan sisa-sisa semen yang menempel pada permukaan batu alam. Pembersihan yang tepat akan menjaga keindahan tekstur dan warna alami batu.

9. Lapisi dengan Cairan Coating

Tahap terakhir adalah melapisi permukaan batu alam dengan cairan coating. Lapisan ini berfungsi melindungi batu dari jamur dan lumut, sekaligus membuat warna serta teksturnya tampak lebih menarik dan tahan lama.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, pemasangan batu alam pada dinding rumah dapat menghasilkan tampilan yang lebih rapi, kuat, dan awet sehingga keindahannya dapat dinikmati dalam jangka waktu yang lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....