OIKN Perkuat Mitigasi Karhutla di Kawasan IKN

  • 25 Mei 2026 15:43 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memperkuat langkah mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjelang musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pengawasan, edukasi masyarakat, hingga pemasangan sensor panas di sejumlah titik strategis kawasan IKN.

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Asnawati Safitri, mengatakan berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk mencegah munculnya titik api di wilayah pembangunan IKN. Sensor panas yang dipasang di tujuh delineasi IKN terhubung langsung dengan command center dan sistem panic button untuk mempercepat respons penanganan.

“Sensor panas ini kami integrasikan dengan command center dan panic button sehingga apabila ada indikasi titik panas atau potensi kebakaran bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya. Senin, 25 Mei 2026.

Ia menjelaskan hingga saat ini belum ditemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan di kawasan IKN. Meski demikian, kesiapsiagaan terus diperkuat dengan menempatkan petugas pemadam kebakaran di sejumlah area yang dinilai rawan terbakar saat musim kemarau.

Menurutnya, langkah pencegahan menjadi prioritas utama agar aktivitas pembangunan IKN tetap berjalan aman dan tidak terganggu oleh bencana karhutla. Edukasi kepada masyarakat sekitar kawasan IKN juga terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan penguatan pengawasan di kawasan rawan agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini,” katanya.

Selain penguatan teknologi dan pengawasan, OIKN juga membentuk masyarakat peduli api melalui kolaborasi lintas sektor. Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanganan awal kebakaran hutan dan lahan.

Kesiapan penanggulangan kebakaran turut diperkuat melalui keberadaan pos pemadam kebakaran di Kecamatan Maridan, Sepaku, Samboja, Loa Janan, Muara Jawa, hingga kawasan KIPP Ibu Kota Nusantara.

Myrna berharap langkah mitigasi yang dilakukan dapat menekan potensi karhutla selama musim kemarau sekaligus mendukung kelancaran pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia.

“Harapan kami seluruh langkah mitigasi ini mampu menjaga kawasan IKN tetap aman sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....