Penantian 14 Tahun, Warga Samarinda Akhirnya Berangkat Haji Bersama Anak
- 19 Mei 2026 08:18 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Penantian panjang selama 14 tahun akhirnya terbayarkan bagi Syarifah Hamsiah Binti Said Abdullah. Warga Samarinda berusia 66 tahun itu kini dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama sang anak, Paris Risandi Akhmadi.
Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Islamic Center Samarinda saat keluarga besar melepas keberangkatan keduanya menuju Embarkasi Balikpapan. Pelukan, doa, dan air mata mewarnai momen pelepasan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 16 Balikpapan.
Syarifah Hamsiah mengaku sangat bersyukur akhirnya mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu lebih dari satu dekade. Kebahagiaannya semakin lengkap karena dapat berangkat bersama anak tercinta.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur akhirnya bisa berangkat tahun ini. Sudah lama menunggu sekitar 14 tahun. Saya juga senang sekali bisa berangkat bersama anak,” ujar Syarifah Hamsiah, Senin 18 Mei 2026.
Ia mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari perlengkapan ibadah hingga menjaga kondisi kesehatan. Di usianya yang tidak lagi muda, ia rutin menjaga kebugaran agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, sang anak, Paris Risandi Akhmadi, menyampaikan kesiapannya mendampingi sang ibu selama menjalankan ibadah haji. Ia berharap seluruh proses ibadah dapat berjalan lancar dan ibunya selalu diberikan kesehatan.
“Saya ingin mendampingi ibu selama di Tanah Suci agar beliau lebih nyaman dan tenang menjalankan ibadah,” katanya.
Bagi Syarifah Hamsiah, keberangkatan menuju Tanah Suci bukan sekadar perjalanan ibadah, melainkan jawaban atas doa panjang yang terus dipanjatkan selama bertahun-tahun. Momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang sejak awal setia menanti kesempatan berhaji.
Keberangkatan jemaah haji asal Samarinda itu juga menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya soal perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh harapan, kesabaran, dan doa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....