Pentingnya Memulai Solidaritas dari Kerabat Terdekat

  • 11 Mei 2026 20:22 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Semangat solidaritas sosial sering kali disalahartikan dengan hanya berfokus pada kegiatan amal besar yang menyasar masyarakat umum atau orang jauh. Namun, Ustaz Mustamin Fattah mengingatkan, sistematika moral dalam Islam justru menekankan bahwa bantuan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan kerabat.

Dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Rabu, 29 April 2026, Ustaz Mustamin mengutip Surah An-Nahl ayat 90 yang memerintahkan umat Islam untuk memberikan bantuan kepada kerabat . Hal ini menunjukkan, struktur solidaritas Islam bersifat konsentris, bergerak dari dalam ke luar. Keluarga adalah benteng pertama pertahanan sosial sebelum meluas ke tetangga dan masyarakat luas.

Fenomena di mana seseorang dikenal dermawan di luar namun membiarkan saudaranya sendiri menderita menjadi kritik tajam dalam tausiah kali ini. Ustaz Mustamin menegaskan, Islam tidak berhenti pada keadilan formal atau pembagian rata, tetapi memacu umatnya untuk memiliki kepekaan terhadap kebutuhan darah dagingnya sendiri. Solidaritas ini adalah bentuk nyata dari silaturahmi yang produktif.

"Untuk menjadi seorang dermawan harus dimulai dari keluarga yang terdekat apalagi keluarga kita yang memang dalam keadaan kesusahan," ujarnya. Mengabaikan kerabat demi mencari nama baik di hadapan orang lain dianggap sebagai kesalahan dalam memahami skala prioritas agama.

Ustaz Mustamin juga menyoroti banyak orang terjebak pada pengakuan sosial sebagai "ahli sedekah" di luar sana, namun bersikap kikir di rumah sendiri. Ia mengingatkan agar kedermawanan tidak dijadikan sebagai alat pencitraan, melainkan harus berakar pada kepedulian tulus terhadap kesejahteraan keluarga yang sering kali luput dari perhatian.

"Jangan sampai kita dikenal di luar sana sebagai ahli sedekah tetapi di keluarga kita ternyata kita termasuk orang yang pelit,” katanya. Kesalehan sosial yang sejati harus teruji terlebih dahulu melalui perlakuan baik dan bantuan material kepada orang tua serta saudara kandung.

Ustaz Mustamin mengajak umat Islam untuk meninjau kembali kondisi ekonomi dan sosial keluarga masing-masing. Memastikan kerabat terdekat hidup layak adalah kewajiban yang mendahului anjuran membantu orang asing. Dengan memperkuat solidaritas dari unit terkecil, maka masalah sosial dalam lingkup bangsa akan lebih mudah teratasi melalui jaring pengaman keluarga yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....