Filosofi Pakaian Ihram dan Wukuf sebagai Bentuk Kesetaraan Manusia
- 10 Mei 2026 15:34 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Ibadah haji mengandung simbolisme kuat mengenai kesetaraan umat manusia. Saat memasuki tahapan ihram, seluruh identitas sosial yang melekat pada seseorang harus ditanggalkan. Ustaz Muhammad Khozin menjelaskan, penggunaan dua helai kain putih tak berjahit adalah pesan nyata bahwa semua manusia adalah sama di mata Allah Swt.
Ustaz Khozin menyebutkan, tidak ada perbedaan antara raja dan rakyat jelata atau antara si kaya dan si miskin saat melakukan ibadah haji. Semua mengenakan pakaian yang seragam sebagai tanda pelepasan atribut duniawi.
"Sejak dimulainya ihram, segenap umat manusia diwajibkan menggunakan kain ihram tanpa kecuali," ujarnya dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Minggu 10 Mei 2026.
Selain ihram, peristiwa wukuf di Arafah juga menjadi momen krusial yang mengajarkan filosofi kesetaraan. Jutaan manusia berkumpul di satu tempat dengan tujuan yang sama. Wukuf mengisyaratkan gambaran kecil dari Padang Mahsyar, di mana kelak seluruh manusia akan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ustaz Khozin menekankan, keberadaan jemaah di tanah haram menghapus sekat-sekat etnis, warna kulit, dan status sosial. Semua rukun haji dilaksanakan secara kolektif dengan menghadap ke arah yang sama, yakni Ka’bah. Hal ini menunjukkan persatuan umat Islam yang global dan tak tersekat oleh batas geografis.
"Di sana sangat terasa bahwa pada dasarnya semua manusia adalah sama di hadapan Allah, Tuhan semesta alam," ujarnya. Ia mengingatkan, satu-satunya yang membedakan manusia di hadapan Tuhan hanyalah tingkat ketakwaannya.
Kesadaran akan kesetaraan ini diharapkan terbawa hingga jemaah kembali ke tanah air. Nilai-nilai rendah hati dan tidak sombong merupakan pelajaran utama dari penggunaan kain ihram. Dengan menanggalkan pakaian indah yang disukai, manusia diajak untuk fokus pada kebersihan jiwa.
Filosofi ini menjadi pengingat bagi setiap muslim untuk tidak merasa lebih tinggi dari orang lain hanya karena jabatan atau harta. Ibadah haji adalah madrasah besar untuk melatih kerendahan hati di hadapan Sang Pencipta dan sesama makhluk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....