Ancaman Akhirat dan Hukum Islam bagi Pelaku Pungli

  • 08 Mei 2026 19:07 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Secara tegas, hukum Islam menempatkan pungutan liar (pungli) sebagai salah satu perbuatan yang mendatangkan kemurkaan Allah Swt. Dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, dikutip Jumat 7 Mei 2026, Ustaz Alfiannor mengutip pendapat para ulama besar yang menggolongkan pungli ke dalam kategori dosa besar yang setara dengan perampokan.

Merujuk pada kitab Al-Kaba'ir karya Imam Az-Zahabi, praktik pungli atau al-maqsu termasuk dalam 70 dosa besar. Pelakunya dianggap telah memakan harta haram secara terang-terangan.

"Orang yang melakukan pungutan liar mirip dengan perampok jalanan. Mirip, hampir sama. Yang lebih jahat daripada pencuri," ujarnya.

Bukan hanya sang pemungut, pihak-pihak yang membantu atau mencatat hasil pungli tersebut juga menanggung dosa yang sama. Islam memandang, harta yang didapatkan melalui jalan yang tidak benar tidak akan membawa keberkahan, melainkan bencana bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Ancaman yang paling menakutkan bagi pelaku pungli adalah tertutupnya pintu surga. Ustaz Alfiannor merujuk kepada sebuah hadis riwayat Abu Daud yang menyatakan bahwa orang yang melakukan pungutan liar tidak akan masuk surga. Hal ini menunjukkan betapa beratnya konsekuensi moral dari tindakan menzalimi hak orang lain.

Lebih jauh, hadis riwayat Imam Ahmad juga menyebutkan bahwa pelaku pemungutan liar diancam dengan siksa api neraka. Ustaz Alfiannor menjelaskan, tindakan ini masuk dalam kategori memakan harta sesama dengan jalan yang batil, sebagaimana dilarang dalam Surah An-Nisa ayat 29.

Ia mengingatkan, setiap rupiah yang diambil melalui pungli akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah Swt. Tidak ada alasan bagi seorang muslim untuk terlibat dalam praktik ini, meskipun dengan dalih membantu orang lain atau alasan kebutuhan ekonomi.

"Janganlah menjadi tukang pungli yang hanya mendatangkan dosa, kemudaratan, dan kezaliman di mana-mana," katanya sebagai penutup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....