Memahami Ujian Sebagai Proses menuju Kedewasaan

  • 04 Mei 2026 15:05 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Ujian hidup bukan semata beban yang harus dihindari, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter seorang muslim. Dalam setiap kesulitan, tersimpan pelajaran tentang kesabaran dan keikhlasan menerima setiap ketentuan Allah.

Ustaz Zaky dari Sahabat Misykat Indonesia, mengibaratkan kehidupan manusia seperti pohon. Pohon tidak hanya tumbuh ke atas, tetapi juga tumbuh ke bawah menembus tanah dan bebatuan. Akar pohon yang tertanam kuat, dianggap sebagai proses perjalanan spiritual seorang muslim dalam menghadapi kesulitan hidup.

Filosofi tersebut berkaitan dengan kehidupan manusia modern yang sering mencari validasi dari lingkungan sekitar. Padahal, karakter manusia justru terbentuk saat seseorang tetap berbuat baik meski tidak dilihat siapa pun.

“Semakin dalam akar pohon, semakin kokoh batangnya. Begitu juga manusia, semakin kuat iman dan kesabarannya, semakin kokoh menghadapi ujian hidup,” ujar Ustaz Muammar Zaky, dikutip Senin, 4 Mei 2026.

Masa-masa sulit bukan tanda seseorang ditinggalkan Tuhan, melainkan ruang pembelajaran agar manusia memiliki keteguhan. Dalam ajaran Islam, ujian disebut sebagai bagian dari seleksi kualitas amal, bukan sekadar cobaan tanpa makna.

Banyak orang baru menyadari nilai kesabaran ketika berada dalam tekanan. Dengan adanya ujian, manusia terlatih agar tidak mudah rapuh dan tetap konsisten dalam ibadah maupun amal sosial.

Ustaz Zaky mengajak masyarakat menjadikan masa-masa sulit sebagai fase membangun akar kehidupan. Dengan akar yang kuat berupa iman, ilmu, dan kesabaran, seseorang diyakini mampu tumbuh menjadi pribadi yang memberi manfaat luas bagi lingkungan sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....