Pemkab Kukar Ubah Paradigma Hari Buruh Lebih Dialogis

  • 02 Mei 2026 22:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kukar - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam memperingati Hari Buruh, dari yang sebelumnya identik dengan aksi jalanan menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Kukar, Ahmad Taufik Hidayat. Jum’at, 1 Mei 2026.

Dalam keterangannya, Ahmad Taufik Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh seharusnya dimanfaatkan sebagai momentum untuk membangun komunikasi yang konstruktif demi menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

“Hari Buruh harus menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, bukan sekadar aksi di jalan. Dengan dialog, kita bisa mencari solusi bersama atas berbagai persoalan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar dalam meningkatkan daya saing Tenaga Kerja Lokal (TKL), salah satunya melalui program “Kukar Siap Kerja”.

“Melalui program Kukar Siap Kerja, kami berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif,” katanya.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya fokus pada pelatihan, tetapi juga mencakup penyiapan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja lokal tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” ucapnya.

Pemerintah daerah berharap, dengan sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja, iklim ketenagakerjaan di Kukar dapat semakin kondusif serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....