Pentingnya Kuasai Bahasa Inggris sejak Dini untuk Go Internasional

  • 02 Mei 2026 20:41 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Penguasaan bahasa Inggris kini bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan dasar untuk menghadapi tantangan global. Sebagai bahasa resmi internasional yang ditetapkan oleh PBB, bahasa Inggris menjadi jembatan utama bagi anak-anak Indonesia untuk meraih peluang dunia, mulai dari pendidikan hingga karier profesional di masa depan.

Hal tersebut mengemuka dalam program Dunia Anak di RRI Pro 4 Samarinda menyambut English Language Day pada Minggu, 26 April 2026 lalu. Peringatan setiap 23 April ini juga menghormati sastrawan William Shakespeare yang berjasa memperkenalkan bahasa Inggris sebagai bahasa yang menyenangkan melalui karya sastra legendarisnya.

Nabil Arya, narasumber cilik berusia 12 tahun, membagikan pengalamannya meraih prestasi internasional berkat kemampuan bahasa asing. Ia menekankan bahwa kunci utama menguasai bahasa ini adalah dengan menjadikannya bagian dari harian yang seru, seperti melalui film atau hobi.

"Bahasa Inggris itu sangat seru. Karena bahasa Inggris, saya bisa pergi ke Malaysia dan mempresentasikan budaya Indonesia di depan banyak orang, bahkan di depan Kedutaan Besar Amerika," ujar Nabil. Ia meyakinkan teman-teman sebayanya bahwa bahasa Inggris sama sekali tidak sulit jika dipelajari dengan tekun.

Kak Triyana, selaku pemandu program, menambahkan bahwa penguasaan bahasa Inggris adalah sebuah keterampilan praktis yang membutuhkan konsistensi latihan. Ia mendorong anak-anak untuk aktif berlatih di sekolah maupun di rumah agar kemampuan berbicara dan pelafalan mereka semakin terasah dengan baik.

"Bahasa Inggris itu adalah sebuah skill atau keterampilan. Kalau keterampilan, berarti harus terus dilatih. Jadi jangan takut, mulai saja belajar langkah demi langkah dari yang paling mudah," kata Kak Triana saat memberikan motivasi kepada para pendengar.

Selain mempermudah komunikasi, kemampuan ini membuka pintu beasiswa ke berbagai negara. Dengan dukungan lingkungan sekolah dan keluarga, anak-anak Indonesia diharapkan siap bersaing secara global tanpa menghilangkan identitas budaya lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....