Keutamaan Berzikir Seorang Hamba Kepada Allah SWT
- 27 Apr 2026 14:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dalam hadis qudsi Allah berfirman, "Aku bersama hambaku apabila dia berzikir kepada-Ku.".
Orang yang berzikir kepada Allah itu tidak akan terpisah daripada kalimat zikrullah. Jadi orang yang berzikir itu, Tuhannya bersama dengannya.
Dilansir dari you tobe Ngaji Selasa, 27 April 2026. KH Muhammad Bakhiet menyampaikan bahwa Allah menjadikan orang-orang yang berzikir, baik laki-laki maupun perempuan, namanya disebut-sebut.
Allah menyebut namanya di tengah-tengah kelompok malaikat yang dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
"Nama orang yang berzikir itu menjadi perbincangan di kalangan malaikat, " ujar KH Muhammad Bakhiet.
Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahu kepada malaikat-malaikat bahwa fulan sedang berzikir.
Hambaku si fulan bin fulan berzikir," disampaikan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
KH Muhammad Bakhiet mengatakan ini kemuliaan yang paling agung bahwa nama kita itu disebut oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Kalau kita menyebut nama Allah, itu biasa saja. Tapi kalau Allah yang Maha Segalanya menyebut kita yang hina ini, itu sangat luar biasa.
Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa sungguh penyebutan Allah akan hamba itu sangat besar daripada ibadah apa pun yang kita lakukan.
Nama kita disebut oleh Tuhan di tengah-tengah malaikat; "Wahai malaikat-Ku, lihatlah fulan bin fulan berzikir kepada-Ku.
Fulan bin fulan berselawat kepada-Ku, fulan bin fulan menuntut ilmu, fulan bin fulan bertasbih kepada-Ku." Disebut-sebut oleh Allah di kalangan para malaikat.
Allah berfirman, "Jika hamba itu berzikir kepada-Ku sendirian, Aku sebut-sebut namanya pada diri-Ku." Artinya apa? Aku berikan dia ganjaran pahala yang hanya Aku yang mengetahui, tanpa diketahui oleh siapa pun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....