Peran Orang Tua Kunci Pendidikan Karakter Anak
- 27 Apr 2026 06:54 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Peran orang tua dalam pendidikan anak kembali menjadi perhatian serius di tengah tantangan pembentukan karakter generasi muda. Banyak pihak menilai, sekolah tidak bisa menjadi satu-satunya ruang untuk membentuk sikap dan nilai kehidupan anak.
Ketidakseimbangan peran antara sekolah dan keluarga dinilai berdampak langsung pada perilaku anak. Kondisi ini terlihat dari menurunnya kedisiplinan serta lemahnya rasa tanggung jawab pada sebagian pelajar di berbagai jenjang pendidikan.
| Baca juga: Kemuliaan Berbakti pada Orang Tua |
Pemerhati pendidikan, Irni Fatma Satyawati, menegaskan peran orang tua tetap dominan hingga anak memasuki usia remaja. Menurutnya, pendidikan karakter tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada sekolah. “Kalau hanya mengandalkan sekolah, itu berat, karena sampai usia SMA masih menjadi tanggung jawab orang tua,” ujarnya, dikutip Senin 27 April 2026.
Ia juga menyoroti fenomena orang tua yang cenderung membela anak saat melakukan pelanggaran di sekolah. Sikap tersebut dinilai justru menghambat proses pembelajaran tanggung jawab pada anak. “Ketika anak melanggar aturan lalu dibela habis-habisan, anak tidak belajar memahami konsekuensi dari tindakannya,” katanya.
Di sisi lain, penerapan aturan disiplin di sekolah juga belum merata. Sejumlah sekolah, khususnya yang berstatus unggulan, telah menerapkan sistem yang tegas. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya dirasakan di berbagai daerah yang masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan kedisiplinan siswa.
Irni menilai, tantangan lain dalam dunia pendidikan saat ini adalah berkurangnya sosok guru yang disegani. Hal ini dipengaruhi oleh kekhawatiran guru dalam memberikan sanksi kepada siswa, terutama akibat tekanan dari orang tua. “Banyak guru muda yang sebenarnya kompeten, tetapi ragu bertindak tegas karena khawatir terhadap respons orang tua,” katanya.
Meski begitu, ia menekankan bahwa pendekatan personal tetap menjadi kunci dalam membangun karakter siswa. Guru perlu menjalin kedekatan dengan anak didik tanpa menghilangkan wibawa. Ia juga mengingatkan pentingnya menanamkan tanggung jawab sejak dini, termasuk dengan membiarkan anak menerima konsekuensi atas kesalahan yang dilakukan agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....