Instalasi Listrik Rawan Picu Kebakaran saat Kemarau

  • 20 Apr 2026 16:56 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran permukiman selama musim kemarau ekstrem 2026. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya mitigasi dampak fenomena El Nino yang diprediksi meningkatkan risiko kebakaran di kawasan padat penduduk.

Subkoordinator Kesiapsiagaan BPBD Samarinda, Ir Hamzah, mengatakan salah satu pemicu utama kebakaran rumah adalah instalasi listrik yang sudah tua dan tidak pernah diperbarui. Kondisi tersebut kerap luput dari perhatian warga, padahal berpotensi besar menimbulkan korsleting listrik.

Dalam sesi edukasi kepada masyarakat di RRI Samarinda, ia menjelaskan bahwa kabel listrik memiliki masa pakai terbatas. Seiring waktu, lapisan pelindung kabel dapat mengalami kerusakan, seperti mengelupas atau rapuh, yang meningkatkan risiko percikan api.

“Jika usia rumah sudah lebih dari 20 tahun dan belum pernah dilakukan peremajaan instalasi, sebaiknya segera diganti dengan kabel baru,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta memperhatikan penggunaan stop kontak agar tidak berlebihan. Penggunaan colokan listrik bertumpuk, terutama untuk perangkat berdaya besar seperti pendingin ruangan dan lemari es, dinilai sangat berbahaya.

Ia menambahkan, suhu udara yang tinggi saat musim kemarau dapat mempercepat panas pada kabel listrik. Kondisi ini, jika dikombinasikan dengan beban listrik berlebih, berpotensi memicu kebakaran dalam waktu singkat.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, BPBD menyarankan setiap rumah tangga memiliki alat pemadam api ringan (APAR). Peralatan ini dinilai efektif untuk menangani api dalam skala kecil sebelum membesar dan sulit dikendalikan.

BPBD Samarinda berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan sejak dini. Upaya sederhana seperti pemeriksaan instalasi listrik dan penggunaan energi yang bijak dinilai mampu menekan risiko kebakaran selama musim kemarau ekstrem.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....