Samarinda Waspada El Nino Ekstrem, Warga Diminta Siaga

  • 20 Apr 2026 16:54 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda menetapkan status waspada terhadap fenomena El Nino ekstrem yang diperkirakan memicu kekeringan panjang pada 2026. Langkah ini diambil menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi penurunan curah hujan signifikan di wilayah Kalimantan Timur.

Subkoordinator Kesiapsiagaan BPBD Kota Samarinda, Ir Hamzah, dalam keterangannya pada Senin, 20 April 2026, menjelaskan bahwa fenomena tersebut berpotensi lebih kuat dibanding musim kemarau biasa. Kondisi ini diperkirakan mencapai puncaknya pada periode Juli hingga September 2026, dengan dampak meluas terhadap ketersediaan air bersih dan meningkatnya risiko kebakaran.

Dalam penjelasannya, ia menekankan bahwa kekeringan ekstrem dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kebakaran permukiman di kawasan padat penduduk. Selain itu, krisis air bersih berpotensi terjadi jika masyarakat tidak melakukan langkah antisipatif sejak dini.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wali Kota Samarinda menerbitkan surat imbauan darurat kepada masyarakat. Kebijakan ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan warga sekaligus menekan potensi kerugian akibat bencana yang mungkin terjadi selama periode kemarau panjang.

Dalam surat tersebut, terdapat enam poin utama yang wajib diperhatikan masyarakat. Di antaranya larangan membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah di area terbuka, serta kewajiban memeriksa instalasi listrik guna mencegah korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, warga juga diminta menggunakan air bersih secara bijak, menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan pertanian, serta segera melaporkan potensi kebakaran kepada pihak berwenang melalui layanan darurat yang tersedia.

“Situasi ini perlu disikapi secara serius oleh seluruh lapisan masyarakat. Kepatuhan terhadap imbauan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana,” ujarnya.

BPBD Samarinda menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan upaya mitigasi. Pemerintah daerah juga terus meningkatkan koordinasi lintas sektor guna memastikan kesiapan menghadapi dampak El Nino ekstrem di wilayah tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....