Pengawasan Konservasi Laut dan Sampah Plastik Diperkuat Pemerintah
- 18 Apr 2026 07:59 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Berbagai upaya telah banyak dilakukan oleh pemerintah dalam memberdayakan dan melestarikan ekosistem biota yang ada di laut. Hal-hal yang menjadi pengawasan pemerintah adalah seperti pelestarian karang laut, sumber daya ikan, dan masih banyak lagi.
Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir Ahli Muda di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Yuliana Nidyasari menjelaskan bahwa kawasan konservasi memiliki beberapa zona. Ia menjelaskan zona-zona di dalam kawasan konservasi dimulai dari zona inti. “Itu (zona inti) sama sekali tidak boleh melakukan kegiatan apapun di dalamnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, hal yang menjadi pengecualian adalah untuk melakukan penelitian di bidang pendidikan. Berikutnya adalah zona pemanfaatan terbatas.”Di zona ini untuk budidaya, penangkapan, dan juga pariwisata,” katanya dikutip Sabtu, 17 April 2026.
Menurutnya, pemanfaatan terbatas yang dimaksud adalah seperti jika seseorang ingin melakukan suatu kegiatan di zona tersebut maka harus berizin.Kegiatan yang dilakukan juga masih perlu pengawasan lebih lanjut.
Lingkup pengawasan lainnya yang dilakukan oleh pemerintah adalah sampah plastik yang paling mengkhawatirkan mencemari laut. Menurutnya, hal tersebut masih menjadi permasalahan utama di Indonesia. “Permasalahan utama di Indonesia itu peringkat kedua soal sampah plastik setelah China,” ucapnya.
Tidak hanya permasalahan nasional, isu sampah yang beredar di laut juga telah mencapai hingga permasalahan internasional. Namun, untuk secara umum, Indonesia menduduki peringkat ke lima. “Kontribusinya bukan suatu kebanggaan sebenarnya,” katanya.
Ia menambahkan berbagai solusi telah diupayakan oleh warga setempat dan pemerintah, karena bagi Kementerian Kelautan hal ini merupakan program prioritas. “Jadi kementerian meluncurkan program namanya Bulan Cinta Laut,” ucapnya.
Bulan Cinta Laut diselenggarakan sekali dalam setahun. Dilansir dari laman kkp.go.id, Bulan Cinta Laut (BCL) adalah inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengurangi sampah plastik di laut melalui aksi bersih pesisir laut, terutama melibatkan nelayan. Ia berharap melalui program ini dapat mengurangi ancaman sampah plastik di laut yang semakin memprihatinkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....