Kisah Mujahadah Ulama sejak Dini Jadi Teladan Umat

  • 15 Apr 2026 12:19 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Sumenep — Mujahadah atau kesungguhan dalam beribadah sejak usia dini menjadi salah satu kunci dalam meneladani para wali Allah. Hal ini disampaikan Al Habib Achmad Alhabsyi dalam tausiyahnya.

Dalam ceramah yang disiarkan melalui kanal YouTube Santri Madura Official, Rabu 15 April 2026, ia mengisahkan keteladanan seorang ulama, Syekh Abdullah, yang telah menunjukkan kesungguhan ibadah sejak kecil.

Habib Achmad menjelaskan, sejak usia sekitar lima tahun, Syekh Abdullah telah terbiasa mempelajari Al-Qur’an dan melaksanakan salat malam secara rutin. Bahkan, ia disebut kerap melaksanakan salat hingga ratusan rakaat.

“Meskipun masih kecil, mujahadahnya sudah terlihat kuat,” ujar Habib Achmad.

Ia menuturkan, kebiasaan tersebut sempat dipertanyakan oleh ayahnya, mengingat salat fardu belum diwajibkan baginya. Namun, Syekh Abdullah menjawab dengan merujuk pada ayat Al-Qur’an tentang orang-orang yang bangun malam bersama Nabi Muhammad Saw.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk keinginan untuk termasuk dalam golongan orang-orang yang dekat dengan Rasulullah Saw.

Mendengar jawaban tersebut, sang ayah akhirnya memberikan restu dan mendoakan kebaikan bagi anaknya.

Habib Achmad menegaskan, kisah tersebut menjadi pelajaran untuk mencapai derajat tinggi seperti para wali Allah, diperlukan mujahadah yang sungguh-sungguh dan konsisten.

Ia juga mengingatkan bahwa keinginan menjadi pribadi yang saleh harus diiringi dengan usaha nyata, bukan sekadar harapan.

“Jika ingin seperti para wali, maka harus meneladani kesungguhan mereka dalam beribadah,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan spiritual dengan Nabi Muhammad Saw melalui amalan dan kecintaan yang mendalam.

Menurutnya, ikatan kuat dengan Rasulullah Saw menjadi salah satu jalan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat.

Dalam penutup tausiyahnya, Habib Achmad juga mendoakan agar masyarakat senantiasa menjaga persaudaraan, terhindar dari perpecahan, serta mendapatkan akhir kehidupan yang baik atau husnul khatimah.

Ia mengajak umat Islam untuk terus memperbaiki diri, meneladani para ulama, serta memperkuat keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....