Selawat Jadi Pegangan Umat Hadapi Godaan Zaman

  • 09 Apr 2026 14:53 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Solo – Habib Ahmad Al Habsy mengajak umat Islam untuk senantiasa mengingat Allah SWT dan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah di tengah kehidupan modern yang penuh godaan dan kemaksiatan.

Dalam tausiah yang disampaikan melalui kanal YouTube Viul Hadi Siraman Rohani, Habib Ahmad menekankan pentingnya umat Islam memperkuat hubungan spiritual dengan Rasulullah agar tidak mudah terseret arus zaman menuju jalan yang keliru.

“Kalau kita tidak berpegang teguh kepada beliau, kita akan mudah terbawa arus ke jalan yang salah dan merugi dunia akhirat,” ujar Habib Ahmad dalam ceramah tersebut.

Menurutnya, salah satu cara menjaga kedekatan dengan Nabi Muhammad adalah dengan membiasakan diri mengingat dan berselawat kepada beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Habib Ahmad menjelaskan, ketika seorang Muslim mengucapkan selawat seperti Allahumma shalli ‘ala Muhammad, sejatinya ia sedang memohon kepada Allah agar melimpahkan rahmat dan kemuliaan kepada Nabi Muhammad. Amalan tersebut disebut sebagai ibadah mulia yang diperintahkan langsung dalam Al-Qur’an.

Hal itu sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Ahzab ayat 56, yang artinya:

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

(QS. Al-Ahzab: 56, Kementerian Agama RI)

Habib Ahmad menuturkan, ayat tersebut menunjukkan bahwa sebelum memerintahkan manusia untuk berselawat, Allah dan para malaikat terlebih dahulu melakukannya. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak selawat sebagai bentuk ketaatan dan cinta kepada Rasulullah.

Selain itu, ia menyebut selawat memiliki banyak keutamaan. Salah satunya sebagaimana hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah bersabda bahwa siapa yang berselawat satu kali kepada Nabi, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh rahmat.

Habib Ahmad juga menyampaikan bahwa selawat dapat menjadi wasilah terkabulnya doa, mendatangkan rahmat Allah, serta menjadi penguat hati di tengah berbagai tantangan hidup.

Karena itu, ia mengajak umat Islam menjadikan selawat sebagai amalan rutin, baik dalam aktivitas harian, setelah ibadah, maupun di waktu luang.

“Dengan selawat kita tidak hanya mendapatkan cinta dan rida Allah, tetapi juga keselamatan di dunia dan akhirat,” ujarnya.

Habib Ahmad berharap umat Islam tidak hanyut dalam arus kehidupan zaman modern tanpa pegangan, melainkan tetap menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama dalam menjalani kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....