Tuntunan Menjadi Muslim yang Membahagiakan Orang Lain
- 03 Apr 2026 07:08 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Muslim yang paling utama adalah mereka yang tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Suatu saat, sahabat Abu Musa RA bertanya kepada Nabi Muhammad Saw, “Ya Rasulullah, orang muslim seperti apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Muslim yang paling utama adalah orang yang membuat muslim lainnya selamat dari keburukan ucapan dan tindakannya.”
Kepada RRI, Ustaz KH. M. Khozin menjelaskan bahwa hadis ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa mawas diri, melakukan introspeksi, serta berusaha memberikan manfaat tanpa merugikan orang lain. Hal ini berlaku dalam hubungan bertetangga maupun bermasyarakat, agar setiap perbuatan yang dilakukan benar-benar bermanfaat dan tidak menimbulkan masalah bagi orang lain.
“Marilah kita perbaiki kehidupan dengan menata hubungan bertetangga dan bermasyarakat agar dapat memberikan manfaat kepada sesama,” ujar Ustaz Khozin, dikutip Jumat 3 April 2026.
Sesuai sabda Nabi Muhammad Saw, sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberi manfaat bagi orang lain. Lebih utama lagi jika seseorang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, menjadi sosok yang menenangkan dan melegakan hati orang lain.
Dalam hadis riwayat Ibnu Abbas RA., Nabi Muhammad Saw bersabda, “Sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah Swt., setelah menjalankan kewajiban adalah menggembirakan sesama muslim.”
Kebahagiaan dapat diwujudkan melalui berbagai cara, asalkan tidak melanggar syariat. Misalnya, dengan perkataan yang menyenangkan, bersikap rendah hati, tidak merasa paling mulia, serta menghormati hak-hak orang lain.
Kitab Al-'Athiyyatul Haniyyah menyebutkan, “Barang siapa yang membahagiakan orang mukmin lain, Allah Swt. menugaskan 70.000 malaikat untuk memintakan ampun baginya hingga hari kiamat karena ia telah membahagiakan orang lain.”
“Jangan sampai kita merugikan orang lain. Usahakanlah menjadi pribadi yang memberi manfaat, membahagiakan orang lain, menenangkan hati mereka, dan menghormati hak sesama. Dengan demikian, insya Allah kita akan selamat,” ucap Ustaz Khozin.
Jika kehidupan kita dijalani dengan cara ini, menghormati hak orang lain dan berusaha membahagiakan sesama, insya Allah kita akan memperoleh keselamatan, ketenangan, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....