Komunitas Pangempang Kolaborasi Jaga Kelestarian Pesisir
- 30 Mar 2026 15:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Upaya menjaga kelestarian pesisir terus dilakukan berbagai komunitas di Kalimantan Timur, salah satunya di kawasan Pangempang, Muara Badak. Melalui kolaborasi antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Pangempang dan komunitas konservasi, masyarakat setempat berupaya mengembangkan ekowisata berbasis lingkungan.
Sekretaris Pokdarwis Pesona Pangempang, Nurul Fatihah, menjelaskan komunitas tersebut telah berdiri sejak 2017. Ia sendiri mulai bergabung pada 2022 karena ketertarikannya pada isu lingkungan.
“Saya tertarik dengan dunia lingkungan dan pesisir, lalu ingin memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat,” ujar Nurul kepada RRI dalam program Obrolan Komunitas Pro1 Samarinda, dikutip Senin 30 Maret 2026.
Nurul menuturkan, Pokdarwis menjadi wadah untuk mengenal potensi daerah sekaligus mengedukasi masyarakat. “Di sini kami belajar tentang wisata, mengenal pantai, hingga bagaimana memperkenalkan daerah ke masyarakat luas, bahkan hingga mancanegara,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut. “Mayoritas anggota awalnya orang tua, jadi kami ingin anak muda juga ikut terlibat agar keberlanjutan program tetap terjaga,” ucapnya.
Nurul menambahkan, sinergi tersebut melahirkan berbagai kegiatan menarik, salah satunya wisata susur sungai. “Kami membawa pengunjung menikmati kawasan pesisir yang sudah dijaga, sehingga mereka bisa melihat langsung hasil konservasi,” ujarnya.
Selain itu, keberadaan terumbu karang yang terjaga juga menjadi daya tarik wisata. “Dengan adanya konservasi dari Kompak, kami bisa mengenalkan potensi laut kepada wisatawan,” kata Nurul.
Sementara itu, perwakilan Kompak Cakrawala Pesisir, M. Fahrian Akbar, menjelaskan komunitasnya berfokus pada kegiatan konservasi. “Kompak bergerak di bidang konservasi, mulai dari penyu, bekantan, hingga terumbu karang,” ujarnya.
Ia menyebut, Kompak merupakan pengembangan dari kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) yang berada di bawah naungan pemerintah. “Kami fokus pada pelestarian lingkungan pesisir dan laut agar tetap terjaga kualitasnya,” kata Fahrian.
Kolaborasi antara Pokdarwis dan Kompak dinilai menjadi kunci dalam pengembangan kawasan pesisir berbasis ekowisata. “Kompak melakukan konservasi, sementara Pokdarwis memperkenalkan hasilnya melalui wisata,” ucapnya.
Melalui kolaborasi ini, masyarakat tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi berbasis ekowisata. Upaya ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola potensi pesisir secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....