DLH Kaltim Imbau Mudik 2026 tanpa Sampah

  • 24 Mar 2026 09:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kaltim - Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan selama perjalanan mudik Lebaran 2026. Melalui kampanye bertajuk “Mudik 2026 Pulang Kampung Tanpa Nambah Sampah!”, warga diimbau untuk lebih bijak dalam mengelola sampah selama perjalanan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Timur, Joko Istanto, menekankan upaya mengurangi sampah harus dimulai sejak awal persiapan mudik. Menurutnya, salah satu cara sederhana adalah membeli makanan secukupnya.

“Lapar boleh, kalap jangan. Belilah makanan sesuai kebutuhan, agar kita tidak berkontribusi pada timbunan sampah makanan yang sebenarnya bisa dihindari,” ujar Joko, Selasa 24 Maret 2026

Ia menjelaskan, limbah organik berupa sisa makanan kerap meningkat tajam pada musim mudik dan libur Lebaran. Karena itu, masyarakat diajak sadar untuk menghabiskan makanan yang telah dibeli.

“Hal kecil seperti menyelesaikan makanan dapat membantu mengurangi limbah organik yang tidak perlu dan menjaga kebersihan di sepanjang perjalanan,” ucapnya.

Kampanye ini juga mengangkat isu penggunaan plastik sekali pakai yang masih tinggi selama perjalanan. DLH Kaltim mendorong masyarakat membawa perlengkapan sendiri seperti wadah makan dan botol minum.

Dalam materi kampanye, slogan “Plastik sekali pakai? Skip dulu” digunakan untuk mengingatkan pemudik agar mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai yang sulit terurai.

“Dengan membawa botol minum dan wadah makanan sendiri, kita tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga mengurangi produksi sampah plastik yang berdampak besar pada lingkungan,” ujar Joko.

Selain itu, DLH Kaltim menyerukan agar masyarakat memilah sampah sejak dari titik awal perjalanan. Langkah ini dinilai dapat mempermudah proses pengelolaan limbah, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di sepanjang jalur mudik.

“Memilah sampah membuat proses pengelolaan lebih efektif, dan ini adalah kontribusi nyata kita untuk lingkungan,” kata Joko.

Dengan semangat “Asyik, Bersih, Happy!”, DLH Kaltim berharap tradisi mudik tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga ajang untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Mari jadikan mudik kali ini bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga perjalanan yang bersih dan penuh tanggung jawab terhadap lingkungan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....