Pesan Ali Imran 102 tentang Keimanan Sepanjang Hayat
- 21 Mar 2026 18:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Bulan suci Ramadan telah berlalu dan kini umat Muslim memasuki bulan Syawal. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah keimanan tetap terjaga setelah Ramadan berakhir.
Kekhawatiran tersebut disampaikan Anggota Muharrik Dakwah Samarinda, Ustaz Abdy Rahman. Ia menegaskan pentingnya menjaga iman secara konsisten, tidak hanya selama Ramadan.
Abdy Rahman menjelaskan pesan Allah dalam Surah Ali Imran ayat 102 yang memerintahkan umat Islam untuk bertakwa dengan sebenar-benarnya takwa. Menurutnya, ayat tersebut menjadi pengingat bagi setiap Muslim agar senantiasa menjaga keimanan.
Dalam program Tauladan yang disiarkan di RRI Pro 2 Samarinda, ia menyampaikan keimanan harus dijaga sepanjang hayat. Ia mengibaratkan hal itu seperti proses menuntut ilmu yang dimulai sejak kecil hingga akhir hayat.
“Keimanan harus dijaga sepanjang masa, tidak hanya di bulan Ramadan saja,” ujarnya, dikutip Sabtu 21 Maret 2026.
Ia menambahkan, kondisi iman seseorang bisa naik dan turun, dan hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan manusia. Namun, yang terpenting adalah bagaimana seseorang terus berusaha berada di jalan Allah.
“Menjadi mukmin sejati adalah bagaimana seseorang terus berusaha berada di jalan Allah. Inilah yang disebut dengan istiqamah,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan sabda Rasulullah sebagai pedoman dalam menjaga iman, yaitu perintah untuk beriman kepada Allah kemudian beristiqamah. Pesan tersebut menjadi kunci utama dalam mempertahankan keimanan setelah Ramadan.
Secara bahasa, istiqamah berarti tegak lurus. Dalam istilah, istiqamah dimaknai sebagai sikap konsisten, teguh pendirian, dan berkesinambungan dalam menjalankan ketaatan, baik secara lahir maupun batin.
Ia juga berharap umat Muslim dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan pada tahun berikutnya dalam keadaan sehat dan penuh semangat beribadah.
“Agar kita tetap bersemangat dalam beribadah,” ucapnya.
Selain itu, ia berharap amalan yang belum maksimal pada Ramadan tahun ini dapat diperbaiki di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri merupakan karunia dari Allah SWT yang patut disyukuri.
Harapan tersebut menjadi doa bagi umat Muslim agar senantiasa meningkatkan kualitas iman dan ibadah sepanjang tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....