11 RT di Sangatta Utara Belum Teraliri Listrik

  • 22 Feb 2026 21:16 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Sangatta – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara mengungkap masih adanya 11 titik di 11 Rukun Tetangga (RT) yang belum teraliri listrik, serta 915 kepala keluarga yang belum menikmati layanan air bersih.

Data tersebut disampaikan Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi l, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang digelar pada 11–12 Februari 2026. Ia menilai persoalan listrik dan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang harus segera ditangani.

Menurut Hasdiah, hingga kini masih terdapat sejumlah wilayah yang belum terjangkau aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara. Selain itu, distribusi air bersih dari Perumdam Tirta Tuah Benua juga belum sepenuhnya merata.

Ia mengatakan, pihak kecamatan telah berkomunikasi dengan Perumdam terkait kendala di lapangan. Dalam waktu dekat, pemerintah kecamatan juga akan melakukan pengecekan langsung bersama tim dari PLN dan instansi terkait.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak PDAM mengenai kendala yang dihadapi di lapangan. Kami juga akan segera bertemu kembali untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi bersama tim dari PLN,” ujarnya di Kantor BPU Kecamatan Sangatta Utara.

Hasdiah menegaskan, verifikasi faktual di lapangan diperlukan untuk memetakan hambatan secara rinci, baik terkait jaringan, keterbatasan infrastruktur, maupun kendala teknis lainnya. Pemerintah kecamatan tidak ingin persoalan tersebut berhenti pada laporan administratif semata.

“Nanti akan turun bersama-sama, dari PDAM, PLN, pihak kecamatan hingga desa. Kita lihat titik-titik mana yang belum teraliri dan apa permasalahan utamanya, apakah kendala jaringan atau ada hambatan lain,” ucapnya.

Dalam forum Musrenbang tersebut, tercatat 80 usulan program dari tiga desa dan satu kelurahan. Selain persoalan listrik dan air bersih, normalisasi drainase di sepanjang Jalan Yos Sudarso 1 hingga 4 juga diusulkan guna mengurangi genangan saat curah hujan meningkat.

Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara memastikan kebutuhan dasar masyarakat, seperti penerangan, air bersih, dan penanganan banjir, akan menjadi prioritas yang diperjuangkan di tingkat kabupaten. Ia berharap usulan tersebut mendapat perhatian serius agar persoalan layanan dasar tidak berlarut-larut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....