Merenungi Perintah Sholat Pasca Isra' Mi'raj
- 31 Jan 2026 20:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Dalam siaran Mutiara Pagi Pro 1 RRI Samarinda a, topik yang sangat penting dibahas oleh Ust. KH. Muhammad Khozin, M.Pd, yaitu Isra' Mi'raj dan Perintah Sholat. Peristiwa besar dalam sejarah Islam ini menjadi pembelajaran mendalam bagi umat Muslim, tidak hanya sebagai pengingat tentang kebesaran Allah, tetapi juga sebagai titik balik penting bagi kewajiban sholat lima waktu.
Isra' Mi'raj, perjalanan luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW, bukan hanya sekedar perjalanan fisik, tetapi juga spiritual yang membawa pesan penting bagi umat Islam. Ustaz Khozin menjelaskan bahwa perjalanan Isra' Mi'raj merupakan momen yang menegaskan perintah Allah untuk mendirikan sholat, yang dijadikan sebagai tiang agama dalam kehidupan seorang Muslim. "Sholat adalah ibadah yang pertama kali diwajibkan oleh Allah kepada umat Islam, dan ini merupakan hasil dari peristiwa Isra' Mi'raj yang luar biasa," ujar Ustaz Khozin dalam siaran tersebut.
Peristiwa Isra' Mi'raj dimulai dengan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Palestina dalam waktu yang sangat singkat. Lalu, dilanjutkan dengan peristiwa Mi'raj, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW menuju langit, bertemu dengan Allah SWT, dan menerima perintah untuk sholat lima waktu. Ustaz Khozin menjelaskan, "Isra' Mi'raj menunjukkan betapa besar anugerah Allah, yang memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk mendekatkan diri dengan-Nya melalui ibadah sholat."
Ustaz Khozin juga menyampaikan bahwa sholat yang diperintahkan setelah Isra' Mi'raj memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi sholat menjadi sarana untuk memperkuat hubungan spiritual antara hamba dan Tuhan. "Setelah Isra' Mi'raj, sholat menjadi lebih dari sekedar kewajiban, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang mendekatkan diri kepada Allah," tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Ustaz Khozin mengingatkan umat Islam untuk tidak hanya menjalankan sholat sebagai rutinitas, tetapi untuk benar-benar menghayati makna di balik setiap gerakan dan bacaan dalam sholat. "Khusyuk dalam sholat adalah inti dari ibadah. Tidak hanya melakukan gerakan, tetapi memahami dan meresapi makna setiap bacaan adalah yang sangat penting," katanya.
Sholat, menurut Ustaz Khozin, tidak hanya memberi manfaat spiritual tetapi juga memberikan kedamaian dalam hati. Melalui sholat, umat Islam diajarkan untuk selalu berserah diri kepada Allah dan memohon petunjuk-Nya dalam setiap langkah hidup. "Melalui sholat, kita tidak hanya meminta, tetapi juga bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan kepada kita," ujarnya.
Selain itu, Ustaz Khozin juga menekankan pentingnya menjaga kualitas sholat dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan, "Sholat harus dilakukan dengan penuh kesungguhan dan khusyuk, karena ini adalah bentuk pengabdian kita yang utama kepada Allah SWT."
Peristiwa Isra' Mi'raj mengingatkan kita untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah melalui sholat. Ini adalah bentuk komunikasi langsung antara hamba dan Tuhan yang tidak boleh dianggap remeh. "Isra' Mi'raj adalah moment spiritual yang mengajarkan kita untuk selalu berusaha menjaga kedekatan dengan Allah," ujar Ustaz Khozin.
Di akhir siaran, Ustaz Khozin mengajak umat Islam untuk senantiasa memperbaiki kualitas sholat dan menghidupkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW. Ia berharap, dengan merenungi Isra' Mi'raj, kita dapat meningkatkan kedisiplinan dan ketekunan dalam melaksanakan ibadah sholat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....