Apel Pagi Kedisiplinan Pegawai RRI Samarinda
- 26 Jan 2026 07:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Samarinda menggelar apel pagi kedisiplinan rutin bagi seluruh pegawai. Kegiatan yang dipusatkan di halaman belakang kantor RRI Samarinda ini dimulai tepat pukul 07.30 WITA pada Senin, 26 Januari 2026.
Apel pagi kedisiplinan yang dilaksanakan setiap hari Senin di awal minggu ini menjadi sarana penguatan integritas seluruh elemen di lingkungan RRI Samarinda. Seluruh jajaran manajemen, karyawan, serta karyawati hadir secara luring dalam agenda rutin yang berlangsung dengan lancar.
Kepala Bagian Tata Usaha RRI Samarinda, Sri Rejeki, bertindak langsung sebagai pembina apel pagi kedisiplinan perdana di masa tugasnya. Kehadiran beliau didampingi oleh Kepala RRI Samarinda, Siti Sarawulan, beserta jajaran manajemen senior lainnya guna memberikan arahan strategis bagi pegawai.
Dalam arahannya, Sri Rejeki menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat keluarga besar RRI Samarinda pasca pelantikan dirinya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha. "Terima kasih sudah disambut dengan baik sejak pelantikan saya pada 20 Januari 2026 lalu," ungkap Sri Rejeki di hadapan peserta apel pagi kedisiplinan.
Pembina apel juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan pegawai dalam memenuhi kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan tepat waktu. Beliau mengarahkan agar setiap pegawai yang menemui kendala segera berkonsultasi dengan bagian keuangan guna kelancaran proses pelaporan tersebut.
Terkait administrasi, bagian Sumber Daya Manusia (SDM) diminta segera melakukan verifikasi data dan pengumpulan dokumen kepegawaian. Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Direktur SDM LPP RRI untuk memastikan validitas data seluruh personel di setiap satuan kerja.
Selain aspek kepegawaian, apel pagi tersebut juga membahas rencana penghapusan sekitar 300 unit Barang Milik Negara (BMN). Proses penghapusan aset ini akan segera diurus oleh tim terkait di RRI Samarinda agar pengelolaan sarana prasarana lebih akuntabel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....