Bentuk-Bentuk Ihsan terhadap Hewan Kurban

  • 04 Jun 2025 09:13 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Ibadah kurban adalah salah satu bentuk ibadah dalam Islam yang dilakukan dengan menyembelih hewan tertentu pada waktu yang telah ditetapkan, sebagai bentuk ketaatan dan pendekatan diri kepada Allah Swt.

Ketakwaan tidak bisa dilepaskan dari nilai ihsan, yakni berbuat baik kepada makhluk hidup, termasuk hewan yang dijadikan kurban. Binatang, sebagaimana manusia, memiliki perasaan dan dapat merasakan sakit maupun kenyamanan. Maka, memperlakukan hewan dengan kasih sayang dan kelembutan adalah bentuk nyata dari ketakwaan seorang hamba.

Kepada RRI Ustaz Dr. H. Khairi Abusyairi, Lc., MA menjelaskan beberapa bentuk ihsan terhadap hewan kurban yang seharusnya diperhatikan oleh setiap muslim, antara lain :

Memberi makan, minum, dan tempat berteduh yang layak. Hewan kurban harus diperlakukan dengan baik sejak awal. Jangan sampai egoisme dalam beribadah menjadikan kita lalai terhadap hak-hak hewan. Memberi makanan yang cukup dan tempat yang nyaman adalah kewajiban moral dan spiritual.

Tidak menyakiti hewan. Dilarang keras menyeret-nyeret hewan, menusuk matanya, atau membiarkannya terluka tanpa penanganan. Hewan yang rusak fisiknya karena kelalaian manusia bisa menjadi tidak sah sebagai kurban.

Menyempurnakan proses penyembelihan. Rasulullah Saw bersabda dalam HR Muslim, “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik terhadap segala sesuatu. Jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan cara yang baik. Dan jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah salah seorang di antara kalian menajamkan pisaunya dan memberikan kenyamanan kepada hewan sembelihannya.”

Selain itu ada hal-hal penting dalam penyembelihan yang mencerminkan ihsan antara lain, menajamkan pisau agar penyembelihan cepat dan minim rasa sakit, tidak mengasah pisau di hadapan hewan dan tidak menyembelih satu hewan di depan hewan lainnya.

“ Ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih, melainkan menyempurnakan niat, waktu, tata cara, dan akhlak terhadap hewan yang akan dikurbankan. Tanpa ihsan, ibadah kurban bisa kehilangan makna spiritualnya. Oleh karena itu, mari jadikan setiap proses kurban sebagai bagian dari penguatan takwa dan kasih sayang, bukan sekadar rutinitas tahunan. Semoga setiap hewan yang kita sembelih menjadi saksi atas ketakwaan dan keikhlasan kita, serta diterima sebagai amal ibadah oleh Allah Swt., “ pungkas Ustaz Dr. H. Khairi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....