imam Bushiri Pengarang Salawat Burdah

  • 25 Feb 2025 11:15 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda ; Salawat Burdah sangat terkenal di bumi nusantara sering di lantunkan di majelis- majelis ta’lim dan pada saat hari- hari besar Islam. Pengarang Salawat Burdah ini adalah Imam Al-Bushiri.

Dilansir dari islami.co. Salawat Burdah merupakan ungkapan cinta seorang penyair terkemuka di masanya ini disusun oleh pelopor Mahabbah Nab Imam Al-Bushiri yang bernama lengkap Syarafuddin Abu ‘Abdullah Muhammad ibn Sa’id ibn Hammad ibn Muhsin ibn ‘Abdullah ash-Shanhaji al-Bushiri al-Mishri.

Beliau berasal dari Maroko, dilahirkan di Dalas, Mesir, pada tahun 608 H/1212 H. Imam Al-Bushiri adalah seorang sufi, berthariqah dan ahli membuat bait syair (Nâdhim). seorang yang dalam ilmunya, memiliki derajad tertentu dalam ma’rifat billah dan mempunyai keluasan ilmu dalam bidang sastra Arab, beliau adalah pemuka para ahli syair.

Imam al-Bushiri adalah seorang yang tegas, cerdas dan memiliki tulisan yang bagus, memperoleh pekerjaan di Kairo serta beberapa tempat lain. beliau juga bekerja seperti sekertaris di Balbais, wilayah sekitar Mesir. Imam Al-Bushiri sangat dekat dengan Syaikh Abbas al-Mursi seorang wali qutb dan murid utama dari Imam Abu Hasan as-Syadzili, pendiri tarikat syadziliyah.

Hal ini membuat diri Imam al-Bushiri dan membentuknya sebagai seorang sastrawan sekaligus sufi. Al-Bushiri tidak hanya piawai membuat kata-kata indah, namun juga mengisinya dengan muatan-muatan rasa cinta kepada Allah dan rasulnya. ‘Ali Mubarak mengatakan Imam al-Bushiri dan Imam Ibn Athaillah as-Sakandari adalah murid Syach Abil Abbas al-Mursi.

Beliau menganugrahkan pada al-Bushiri kepiawaian bersyair, dan pada Ibn Athaillah, pemilik kitab al-Hikam, kepiawaian bernarasi (tulisan yang bukan syair). murid-murid al-Bushiri yang terkenal yaitu Imam Abu Hayyan, Imam al-Ya’muri Abul Fath ibn Sayyidin Nass, al-‘Izzu ibn Jama’ah dan lainnya.

Sungguh sayang, karya-karya bilbiografi sangat jarang yang menyebutkan riwayat beliau secara lengkap. Hal ini membuat penterjemah bertanya-tanya seperti apakah kemasyhuran beliau? Beberapa rujukan tentang biografi Imam al-Bushiri mengarah pada al-Minah al-Fikriyah karya Ibn Hajar al-Haitami.

Imam Al-Bushiriy wafat pada tahun 694 H/1294 M pada usia 87 tahun dan dimakamkan di dekat makam Syaikh Abil Abbas al-Mursi di Iskandaria, Mesir. Diantara karya imam adalah Al-Kawâkib ad-Duriyyah fi Madh Khair al-Bariyyah (Salawat Burdah). Tentang madah Nabi, Al-Hamziyyah, tentang madah Nabi; Al-Haiyyah, tentang madah Nabi, Al-Daliyyah, tentang madah Nabi, Tahdzibul Alfad al-A’miyah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....