Mengenal Bahasa Banjar

  • 19 Feb 2025 13:07 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Bahasa Banjar merupakan bahasa daerah yang digunakan oleh suku Banjar di Kalimantan Selatan. Bahasa ini termasuk dalam rumpun Melayu dan banyak dipengaruhi oleh bahasa Jawa dan Dayak. Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), bahasa Banjar dituturkan juga oleh masyarakat Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur lantaran sebagian suku Banjar menetap di sana.

“Di Samarinda penggunaan bahasa daerah juga sering didengar, salah satunya penggunaan bahasa Banjar, malahan Acil lihat orang sering pakai bahasa banjar untuk keseharian”, sebut Acil Mila saat mengisi Acara Pesona Antar Komunitas Banjar Pro 4 RRI Samarinda.

Acil Mila mengatakan bahasa Banjar ini sebenarnya termasuk kelompok bahasa Melayu, Borneo Timur, makanya terkadang ada persamaan dengan bahasa Kutai dan Berau. Bahasa Banjar ini merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Pengisi Acara lainnya Acil Ewwi menyebut bahasa Banjar itu punya ciri khasnya yaitu dari dialeknya, dialek hulu dan kelua. “Jadi dialek ini perbedaannya dilihat dari huruf vocal yang digunakan, dialek Banjar kuala biasanya vokal yang digunakan lengkap yaitu a, i, u, e, o dan cara ngomongnya itu kaya ada nadanya”, sebut Acil Ewwi. Sedangkan, untuk dialek hulu hanya mempunyai tiga jumlah vokal, yakni a, i, dan u , seperti salah satunya kata “Odol” jadi “Udul”, terus ada juga kata “Beri” jadi “Biri”.

Orang Banjar juga sering menambahkan akhiran kata seperti kah, bah, kalo, ai. “Jadi orang Banjar tuh ngomong ada tambahan akhirannya, contoh jangan pang ai, iya kalo, bujuran kah, banyak lagi pang sebenarnya, ini juga ciri khas orang Banjar”, kata Acil Mila.

Jadi bahasa banjar ini sebenarnya bahasa melayu yang dipengaruhi bahasa Jawa, Kutai, Berau jadi kadang-kadang menyatu dan ada perbaduannya. Selain itu, lingkungan sekitar kita mempengaruhi dalam penggunaan bahasa daerah termasuk bahasa banjar, malah tidak jarang pendatang lancar juga berbahasa Banjar.

“Jadi intinya itu bahasa banjar punya dialek dan kekhasannya ada di setiap daerah Kalimantan, karena keunikanya menyatukan kita dalam bhineka tunggal ika”, kata Acil Ewwi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....