Keutamaan Rajab Sebagai Bulan Haram

  • 16 Jan 2025 10:50 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Bulan haram dalam agama Islam yang terdiri dari Rajab, Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram, merupakan bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan ini memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi.

Bulan haram ini disebut sebagai bulan suci. Bulan ini disebut haram karena merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan.

Ustadz Fatholis,Lc dari Dana Peduli Umat (DPU) Kalimantan Timur mengatakan bulan haram ini adalah bulan untuk memperbanyak amal ibadah.

"Makna diharamkan adalah diharamkan melakukan perbuatan tercela," kata Ustadz Fatholis dalam siaran Mutiara Pagi RRI (13/1/2025).

Ia juga menerangkan bahwa pengertian bulan haram ini telah dijelaskan dalam Al Quran Surah At Taubah ayat 36.

"Dalam surah At Taubah ayat 36, jika seseorang melakukan kebaikan (di bulan haram) maka akan diberikan ganjaran berlipat begitu juga sebaliknya," katanya. Ditulis Kamis (16/1/2025).

Dalam agama Islam, bulan ini dianggap sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Banyak umat Islam yang berusaha memperbanyak doa, istighfar, dan membaca Al-Qur'an pada bulan ini sebagai cara untuk memperoleh rahmat dan ampunan-Nya.

Rajab, sebagai bulan haram, memiliki berbagai keutamaan dan keistimewaan yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Bulan ini tidak hanya menjadi waktu yang penuh berkah, tetapi juga momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, dan memperbanyak amal saleh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....