Meraih Kemuliaan di Sisi Allah

  • 08 Des 2024 19:24 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Kemuliaan sejati dalam Islam bukanlah sekadar tentang harta, kedudukan, atau popularitas di dunia, melainkan tentang kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Islam mengajarkan bahwa kemuliaan itu diraih melalui keimanan, ketakwaan, dan amal perbuatan yang diridai oleh-Nya.

Kemuliaan di sisi Allah juga tidak memandang suku, bangsa, atau status sosial. Islam menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan, sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk meraih derajat yang tinggi berdasarkan usahanya mendekatkan diri kepada Allah.

Ustadz Khoiruddin Nasir dari Kementerian Agama Samarinda mengatakan terkadang manusia tidak bisa merasakan nikmat dari penciptaNya karena kotornya hati.

"Manusia terkadang tidak bisa merasakan betapa besar dan banyaknya nikmat Allah karena kotor hatinya," kata Ustadz Khoiruddin dalam siaran Mutiara Pagi (7/12/2024).

Keimanan kepada Allah adalah fondasi utama. Hal ini dapat ditingkatkan dengan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an. Hal inilah yang mencerminkan akhlak mulia seseorang. Rasulullah SAW menjadi teladan utama dalam menunjukkan akhlak yang luhur. Beliau dikenal sebagai pribadi yang jujur, penyayang, dan pemaaf.

"Makhluk yang mendapat karunia dari Allah adalah manusia dan barang siapa yang bisa menggunakan akal dan nafsunya maka Allah akan berikan karuniaNya," katanya.

Meraih kemuliaan di sisi Allah adalah perjalanan yang membutuhkan kesungguhan, keikhlasan, dan istiqamah. Dengan memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, dan menjaga akhlak mulia, setiap Muslim dapat mendekatkan diri kepada Allah dan meraih kedudukan yang mulia di sisi-Nya. Sebab, pada akhirnya hanya ridha Allah yang menjadi tujuan tertinggi dari setiap hamba-Nya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....