Pulosari: Tanaman Berkhasiat untuk Kesehatan dan Masakan

  • 25 Okt 2024 10:21 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Pulosari, dengan nama ilmiah Alyxia stellata, adalah tanaman merambat yang dikenal dalam pengobatan tradisional. Tumbuhan ini tumbuh di daerah pegunungan dan memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Kulit batang pulosari adalah bagian yang paling sering digunakan.

Dikutip dari jamudigital.com “Tanaman ini kulit batangnya antara lain mengandung asam organik, alkaloid, tanin, minyak atsiri. Sering dimanfaatkan untuk mengobati demam, sakit kepala, batuk, disentri, diare, radang lambung, perut kembung, keputihan, melancarkan haid, sariawan, dan penambah selera makan” kaya akan senyawa aktif seperti alkaloid, tanin, dan minyak atsiri, yang memberikan manfaat baik untuk kesehatan maupun sebagai bumbu masakan.

Selain sebagai obat tradisional, pulosari juga berfungsi sebagai bumbu masakan. Kulit batangnya memiliki aroma khas dan rasa sedikit pahit, yang dapat memberikan cita rasa unik pada masakan. Di beberapa daerah, kulit batang ini digunakan dalam ramuan jamu atau sebagai bumbu tambahan. Minyak atsiri dalam pulosari dapat meningkatkan selera makan.

Salah satu khasiat utama pulosari adalah kemampuannya meredakan peradangan. Kandungan anti-inflamasinya efektif dalam mengatasi masalah kesehatan seperti sariawan, radang tenggorokan, dan gangguan pencernaan. Selain itu, pulosari juga berfungsi sebagai antibakteri alami yang membantu melawan infeksi.

Dalam pengobatan tradisional, pulosari sering digunakan untuk menurunkan panas. Rebusan kulit batangnya dipercaya dapat menurunkan suhu tubuh saat demam. Pulosari juga baik untuk sistem pencernaan, membantu meredakan gangguan seperti perut kembung dan diare.

Cara mengonsumsi pulosari cukup mudah; kulit batangnya biasanya direbus dan air rebusannya diminum. Untuk penggunaan sebagai bumbu masakan, kulit batang dapat dikeringkan dan ditumbuk halus. Namun, penggunaan pulosari sebaiknya dilakukan dengan hati-hati karena rasa pahitnya dapat memengaruhi cita rasa masakan.

Meskipun pulosari memiliki banyak manfaat, penggunaannya perlu bijak. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum mengonsumsinya, terutama bagi ibu hamil atau mereka dengan kondisi medis tertentu. Penelitian ilmiah tentang pulosari masih berkembang, dan penting untuk tidak mengandalkannya sebagai satu-satunya pengobatan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....