Pedagang Bendera di Samarinda Akui Pernah Raup Rp10 Ribu Sehari
- 15 Agt 2026 15:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pedagang bendera mulai memenuhi sejumlah ruas jalan di Samarinda. Namun, di balik ramainya atribut merah putih, ada cerita pahit pedagang yang harus menghadapi penjualan daring.
Salah satunya Rizki, pedagang bendera di kawasan depan Stadion Kadrie Oening, Sempaja. Warga asal Bandung, Jawa Barat, itu mulai berjualan sejak 16 Juli 2026 dan telah dua tahun mencari penghasilan dari berjualan bendera di Samarinda.
Beragam ukuran bendera ditawarkan, mulai dari ukuran kecil untuk ditempel di kendaraan hingga ukuran besar yang biasa digunakan sebagai latar perayaan kemerdekaan. Harga yang dipatok pun bervariasi, mulai Rp10 ribu hingga Rp400 ribu.
Namun, di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap atribut kemerdekaan, Rizki justru mengaku penjualannya dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan signifikan. “Menurun signifikan. Ya karena ada yang jualan di online,” katanya.
Dampaknya terlihat dari omzet harian yang sangat fluktuatif. Ketika kondisi ramai, Rizki mampu mengantongi sekitar Rp1 juta dalam sehari. Namun, pada hari sepi, pendapatannya bisa jatuh sangat rendah. “Kadang bisa sampai Rp1 juta per hari, kadang kurang, kadang juga lebih. Pernah kita dapat Rp10 ribu per hari,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....