BPBD Kaltim: Kabut Asap Tak Selalu Berasal dari Kebakaran di Samarinda
- 22 Sep 2026 14:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur mengingatkan masyarakat bahwa kabut asap yang terlihat di suatu wilayah tidak selalu berasal dari kebakaran yang terjadi di daerah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, menjelaskan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat terbawa angin dari wilayah lain. Kondisi tersebut membuat suatu daerah dapat terdampak asap meskipun tidak terdapat titik kebakaran di wilayahnya.
“Nah, kita ketahui bahwa asap-asap yang ada sekarang ini kan yang kelihatan ini bukan hanya akibat dari kebakaran yang dari Samarinda, bisa juga itu bahwa dari atau angin tertiup dari daerah lain gitu,” ujar Buyung saat menjadi narasumber dalam obrolan SPADA Pro 2 RRI Samarinda, dikutip Selasa, 22 September 2026.
Menurutnya, asap mengikuti arah pergerakan angin sehingga sumbernya tidak selalu dapat dikaitkan dengan lokasi tempat asap tersebut terlihat. Karena itu, kondisi kabut asap di Samarinda maupun daerah lainnya dapat dipengaruhi kebakaran yang terjadi di wilayah berbeda.
Buyung menggambarkan asap sebagai sesuatu yang tidak mengenal batas wilayah karena dapat bergerak mengikuti arah angin.
“Asap itu kan bypass tuh enggak punya KTP tuh kan jadinya,” katanya.
Ia menambahkan, persoalan menjadi lebih berbahaya ketika asap yang terbawa angin masuk ke kawasan permukiman. Kondisi tersebut dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berdampak terhadap kesehatan, terutama ketika asap masuk ke dalam rumah.
“Bahaya ketika asap itu masuk ke permukiman, itu akan mengganggu kesehatan, keselamatan, terutama kalau asap itu masuk ke rumah-rumah,” ucapnya.
Karena itu, BPBD Kaltim meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi karhutla, termasuk kebakaran yang terjadi di wilayah sekitar. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas pembakaran, khususnya di tengah kondisi kering yang meningkatkan risiko kebakaran meluas.
Buyung menegaskan, penanganan kabut asap tidak hanya berkaitan dengan kebakaran yang terjadi di satu kota. Pergerakan asap melalui angin membuat dampak kebakaran dapat dirasakan lintas wilayah, sehingga kewaspadaan dan pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....