Foto Samarinda Tempo Dulu Jadi Magnet Utama Pengunjung Museum

  • 14 Jul 2026 10:25 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Ratusan foto Samarinda tempo dulu menjadi koleksi yang paling banyak menarik perhatian pengunjung di Museum Kota Samarinda. Dokumentasi visual yang menampilkan wajah kota pada masa lampau tersebut dinilai mampu menghadirkan memori sejarah yang sulit ditemukan di ruang publik maupun media sosial.

Kurator Museum Kota Samarinda, Dhany Juliansyah, dalam obrolan SPADA PRO 2 RRI Samarinda mengatakan, koleksi foto-foto lama menjadi daya tarik utama museum dibandingkan koleksi lainnya. Menurutnya, banyak pengunjung penasaran melihat bagaimana kondisi Samarinda pada masa lalu melalui dokumentasi yang tersimpan di museum.

"Yang banyak menarik minat itu pasti foto-foto Samarinda tempo dulu. Karena kalau tidak benar-benar dicari di media sosial kan tidak bisa melihat. Kalau di sana kan tersajikan. Oh, ini Samarinda tempo dulu begini, begini, begini. Ada banyak foto, kita hampir 200-an foto Samarinda tempo dulu," ujarnya, dikutip Selasa 14 Juli 2026.

Selain foto-foto bersejarah, Museum Kota Samarinda juga menampilkan sejumlah koleksi yang mengangkat tradisi masyarakat lokal. Salah satunya ialah miniatur tradisi bapukung yang kini mulai jarang dikenal oleh generasi muda.

"Kemudian juga ada beberapa yang unik, kita sajikan itu ada tradisi seperti bapukung. Ini kan sebagian besar, apalagi Gen Z, mana pernah bapukung," katanya.

Menurutnya, miniatur tersebut dihadirkan sebagai upaya memperkenalkan kembali tradisi lama kepada masyarakat. Museum sengaja menampilkan visualisasi bapukung agar pengunjung dapat memahami salah satu budaya yang pernah hidup di Kalimantan.

"Baru satu itu yang terkait dengan tradisi yang sudah lama kita tampilkan. Mau kita sih banyak, cuman karena memang Museum Samarinda bangunannya terbatas. Luasannya cuma 8 meter kali 40 meter. Jadi memang space untuk nambah-nambah lagi agak susah kita di Museum Kota Samarinda," ucapnya.

Dhany berharap, koleksi foto sejarah dan berbagai representasi budaya lokal yang dipamerkan di Museum Kota Samarinda dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal perjalanan kota, sekaligus memahami tradisi yang pernah berkembang di Kalimantan.

Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan koleksi, tetapi juga menjadi ruang belajar sejarah yang dapat dinikmati oleh seluruh kalangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....