Alur Asesmen SPMB bagi Anak Berkebutuhan Khusus
- 21 Jun 2026 19:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Asesmen dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi peserta didik penyandang disabilitas tidak sekadar menjadi tahapan administrasi. Lebih dari itu, asesmen berfungsi sebagai dasar untuk memahami kebutuhan belajar anak sehingga sekolah dapat memberikan layanan pendidikan yang sesuai.
Admin Asesmen Pusat Pelayanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) Kota Samarinda, Feri Andrian menjelaskan peserta didik penyandang disabilitas mengikuti jalur afirmasi dalam proses SPMB. Karena itu, asesmen menjadi bagian penting untuk mengetahui karakteristik dan kebutuhan masing-masing anak sebelum memasuki lingkungan sekolah.
“Tujuan dari asesmen itu sebagai acuan untuk guru di sekolah. Dari hasil asesmen ada gambaran tentang anak dan saran pengembangan yang bisa digunakan dalam menentukan pembelajaran yang sesuai,” ujar Feri, dikutip Minggu, 21 Juni 2026.
PLDPI Samarinda telah melakukan berbagai langkah untuk mendukung pelaksanaan SPMB. Langkah ini dimulai dari sosialisasi kepada sekolah, layanan asesmen hingga monitoring dan evaluasi di sejumlah satuan pendidikan yang menerima peserta didik penyandang disabilitas.
Dalam prosesnya, asesmen dilakukan oleh tim yang terdiri dari Psikolog dan Asisten Psikolog. Selain menggunakan alat tes psikologi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak, tim juga melakukan observasi perilaku serta wawancara dengan orang tua guna memperoleh informasi yang lebih komprehensif.
Asisten Psikolog PLDPI Samarinda, Nurlita Adha menegaskan hasil asesmen bukan digunakan untuk menentukan diterima atau tidaknya seorang anak di sekolah. Sebaliknya, asesmen bertujuan membantu sekolah dan keluarga memahami strategi pendidikan yang paling tepat.
“Hasil asesmen tidak digunakan untuk menentukan anak diterima atau tidak di sekolah. Hasil ini menjadi patokan bagi guru dan orang tua dalam membuat program yang dibutuhkan anak selama proses pembelajaran,” kata Nurlita kepada RRI Pro4 Samarinda.
Melalui asesmen yang tepat, diharapkan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pendidikan inklusif yang memberikan ruang bagi seluruh peserta didik untuk berkembang secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....