IKN Diproyeksi Tingkatkan Permintaan Ikan, Kaltim Siapkan Kampung Budidaya
- 08 Mei 2026 09:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur mulai mempersiapkan kawasan budidaya perikanan untuk menopang kebutuhan pangan masyarakat di Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah tersebut dilakukan menyusul proyeksi meningkatnya kebutuhan protein ikan seiring bertambahnya populasi penduduk di kawasan ibu kota baru.
Pemerintah daerah saat ini terus memperkuat pengembangan kampung budidaya perikanan di sejumlah wilayah yang berdekatan dengan IKN.
Hal ini dikatakan Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Irma Listyawati, kepada rri.co.id Jumat 8 Mei 2026.
Menurut Irma, pengembangan kampung budidaya tersebut mengacu pada kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait penetapan kawasan kampung perikanan budidaya di daerah.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat tiga kawasan kampung budidaya utama di Kalimantan Timur, yakni di Kabupaten Berau, Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara yang lokasinya berdekatan dengan kawasan IKN.
“Wilayah-wilayah tersebut kami siapkan untuk mendukung suplai komoditas perikanan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat di IKN,” katanya.
DKP Kaltim juga mulai melakukan pengembangan budidaya air laut, air payau, dan air tawar di sejumlah desa penyangga ibu kota baru. Program tersebut dijalankan melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
Menurut Irma, pembangunan IKN diperkirakan akan mendorong peningkatan kebutuhan pangan, termasuk produk perikanan sebagai sumber protein masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah mulai memetakan potensi produksi perikanan agar ketersediaan pasokan tetap terjaga ketika jumlah penduduk di kawasan IKN terus bertambah.
“Dengan peningkatan populasi penduduk di IKN nanti tentu kebutuhan pangan juga meningkat. Maka sektor perikanan harus siap menjadi salah satu penopang kebutuhan protein masyarakat,” ujarnya.
Selain memperkuat produksi budidaya, DKP Kaltim juga mendorong pengembangan produk olahan hasil perikanan agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas di kawasan ibu kota baru.
Pemerintah daerah menilai sektor perikanan memiliki peluang besar berkembang di tengah pembangunan IKN karena Kalimantan Timur memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang cukup besar, baik di wilayah pesisir maupun perairan daratan.
Irma menambahkan, pengembangan sektor perikanan di kawasan penyangga IKN diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir dan pembudidaya ikan.
Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu pemasok utama komoditas perikanan bagi kawasan IKN di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....