Sinergi Bapas & Universitas Mulia: Ubah Mantan Napi Jadi Akademisi
- 06 Mei 2026 04:30 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Balikpapan mengambil langkah strategis dalam optimalisasi pembimbingan klien pemasyarakatan dengan menjalin sinergi bersama Pemerintah Kota Balikpapan dan Universitas Mulia Balikpapan. Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) ini resmi dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026.
Mengusung tema “Sinergi Peningkatan Pelayanan Publik bagi Klien Pemasyarakatan di Kota Balikpapan”, kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan pembinaan, sekaligus mempersiapkan implementasi pidana kerja sosial dan pidana pengawasan, menyusul diberlakukannya UU No. 1 Tahun 2003 (KUHP baru).
Sinergi Ujung Tombak Pemasyarakatan
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, memberikan apresiasi tinggi atas inisiasi ini. Menurutnya, Bapas adalah ujung tombak pemasyarakatan dalam menunjang kegiatan reintegrasi sosial (RS) yang didukung oleh Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya.
"MOU ini penting untuk sinergi, terutama dalam penempatan kerja sosial dan pengawasan warga binaan. Saya sangat mengapresiasi antusiasme Bapak Wali Kota Balikpapan dalam mendukung kegiatan ini," ujar Endang Lintang Hardiman kepada RRI ditemui usai penandatanganan MoU.Selain kerja sosial, sinergi ini juga mencakup bidang pendidikan dan pelatihan.
Pendidikan dan Pelatihan Teknis untuk Warga Binaan
Sementara itu, Rektor Universitas Mulia Balikpapan, Muhammad Ahsin Rifa'i, mengungkapkan komitmennya untuk membantu reintegrasi klien pemasyarakatan. Ia menegaskan, tujuan utamanya adalah agar mantan warga binaan dapat diterima kembali oleh masyarakat.
"Kami akan memetakan pelatihan yang bisa diberikan sesuai kompetensi mereka, seperti IT atau keterampilan lain. Bahkan, kami menjajaki program kuliah bagi mereka yang putus sekolah atau ingin menempuh program S1 di dalam," kata Muhammad Ahsin Rifa'i.
Program ini diharapkan tidak hanya formalitas, melainkan tindakan teknis yang langsung terasa manfaatnya.
Pentingnya Penerimaan Masyarakat
Kakanwil Ditjenpas Kaltim menekankan tujuan akhirnya adalah menjadikan mereka pribadi yang lebih baik dan berguna.
"Diharapkan mereka menjadi penyumbang saran terbaik bagi negara, akademisi yang dicetak oleh universitas di Balikpapan atau Samarinda," harapnya.
Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Mulia menekankan pentingnya memberikan semangat positif agar mereka merasa memiliki masa depan dan diterima kembali oleh masyarakat. "Ini adalah wujud kepedulian bersama untuk memastikan mereka bangkit dan memperbaiki diri," ucapnya.
Program ini ditandai langsung dengan penandatanganan PKS (Perjanjian Kerja Sama) teknis, yang mencakup pelatihan keterampilan, pendampingan hukum, dan pelatihan TI bagi klien pemasyarakatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....