Kebun Raya Balikpapan Kembangkan Bibit Lokal dan Obat Herbal Kalimantan
- 24 Apr 2026 19:30 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Kebun Raya Balikpapan (KRB) mempertegas perannya sebagai pilar utama dalam mewujudkan agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada poin ketahanan pangan, kemandirian kesehatan, serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) berbasis sains dan teknologi.
Sebagai lembaga konservasi tanaman endemik Kalimantan, KRB memosisikan diri sebagai "bank benih" atau sumber bibit unggul untuk tanaman buah lokal dan pangan hutan. Upaya ini bertujuan untuk menjaga kelestarian plasma nutfah sekaligus memastikan ketersediaan pangan masa depan yang adaptif dengan iklim lokal.
Kepala UPTD Kebun Raya Balikpapan, Lukman Riyadi, mengatakan KRB berkomitmen untuk membudidayakan koleksi tanaman tersebut hingga produktif sebelum didistribusikan dan dikembangkan lebih lanjut di tengah masyarakat melalui kolaborasi antarinstansi.
Di sektor kesehatan, KRB mengelola Taman Belian yang mengoleksi tanaman obat tradisional khas suku Dayak. Tidak sekadar mengoleksi, KRB melakukan standardisasi saintifik melalui analisis fitokimia dan uji klinis bekerja sama dengan Universitas Airlangga. Langkah ini diambil untuk memberikan basis data ilmiah, seperti jurnal dan buku terkait potensi bagian tanaman (daun, batang, akar) sebagai bahan baku obat alami nasional.
“Kami melakukan pengujian dan konservasi. Untuk pengembangan menjadi produk obat massal, kami bersinergi dengan pihak ketiga guna pemenuhan lisensi dan sertifikasi medis,” ujar Lukman di temui RRI pada Jumat, 24 April 2026.
Lukman pun menambahkan, terkait penguatan SDM dan Iptek yang selaras dengan poin keempat Asta Cita, KRB menerapkan dua strategi utama. Pertama, penguatan internal melalui peningkatan kapasitas teknis dan manajerial yang dibina langsung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selain itu, edukasi publik untuk mengatasi degradasi minat generasi muda (Gen Z dan Alpha) terhadap alam. KRB berupaya menumbuhkan kembali kecintaan terhadap botani agar lahir generasi baru yang menguasai teknologi lingkungan.
Meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem seperti fenomena El Nino, KRB tetap berdiri kokoh selama dua dekade berkat dukungan Pemerintah Kota Balikpapan dan kemitraan strategis dengan BUMN. Keberhasilan ini menjadikan Balikpapan sebagai salah satu kota yang unggul dalam diplomasi konservasi tanaman di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....