Bank Indonesia Catat Lonjakan Pengguna QRIS di Kaltim

  • 28 Mar 2026 15:57 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Tren digitalisasi sistem pembayaran di Kalimantan Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengguna QRIS yang kini semakin luas digunakan masyarakat dan pelaku usaha.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, dilansir dari laman Pemprov Kaltim mengungkapkan hingga Januari 2026 jumlah pengguna QRIS telah mencapai 859,2 ribu orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi Desember 2025 yang tercatat sebanyak 850,8 ribu pengguna.

Peningkatan pengguna juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah merchant. Tercatat, jumlah pelaku usaha yang mengadopsi QRIS meningkat dari 798,2 ribu pada Desember 2025 menjadi 808,0 ribu merchant pada Januari 2026.

Menurut Jajang, ekspansi merchant QRIS memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem transaksi non-tunai di daerah. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaku usaha di Kalimantan Timur semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi pembayaran digital.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur, Jajang Hermawan (Kiri), dan Deputi Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Bayu Adi Hardianto (kanan).

“Ekspansi merchant QRIS ini sangat krusial untuk memperkuat ekosistem transaksi non-tunai, sekaligus mendukung efisiensi ekonomi daerah,” ujarnya, dikutip Sabtu 28 Maret 2026.

Selain itu, Bank Indonesia juga mencatat dinamika peredaran uang kartal di sektor perbankan. Pada Januari 2026, kondisi aliran uang menunjukkan posisi net inflow atau arus masuk bersih.

Jajang menyebutkan, total peredaran uang di perbankan pada periode tersebut mencapai net inflow sebesar Rp2,9 triliun. Kondisi ini menandakan likuiditas perbankan tetap terjaga dengan baik di awal tahun.

Ia menambahkan, kondisi tersebut juga menjadi indikasi bahwa aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan dinamis, meskipun pola transaksi kini mulai bergeser ke arah digitalisasi yang semakin masif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....