Ikhtiar Gen Z Jaga Kelestarian Alam Samarinda lewat Gerakan 'Isuk'
- 20 Mar 2026 14:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pariwisata berkelanjutan menjadi sebuah kepentingan mendesak bagi masa depan destinasi wisata di Samarinda. Konsep ini menekankan keseimbangan antara pengembangan destinasi, pelestarian alam, serta keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar.
Salah satu inisiatif yang dlakukan oleh Duta Wisata Samarinda 2025 adalah program Isuk atau Investasi Sampah untuk Kesehatan Lingkungan. Nama ini diambil dari bahasa Banjar yang berarti hari esok, selaras dengan visi travel for tomorrow. Program ini fokus pada edukasi pengelolaan sampah dan aksi bersih-bersih di berbagai titik wisata .
Putra Duta Wisata Samarinda 2025, Sakaum Muhajir menjelaskan pendekatan kepada anak muda harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan kolaboratif. Melalui aksi clean up di tempat seperti Bukit Steling atau Kampung Ketupat, mereka mencoba mengubah pola pikir masyarakat mengenai kebersihan.
"Misalnya kita bikin program yang fun and collaborative. Ada gamesnya dan bisa mengajak komunitas pemuda untuk berkolaborasi. Karena kalau tidak seru, nanti tidak ada yang ikut bergabung," kata Sakaum, dikutip Jumat 20 Maret 2026.
Namun membangun kesadaran ini memiliki tantangan besar, terutama pada pola pikir instan sebagian wisatawan. Banyak pengunjung yang hanya mementingkan estetika visual konten, tanpa memikirkan sampah yang mereka tinggalkan. Kesadaran untuk menjaga tempat wisata adalah misi utama yang sedang diperjuangkan .
Putri Duta Wisata Samarinda 2025, Clarence Valerie menekankan pentingnya kampanye yang sederhana namun konsisten, seperti gerakan membawa tumbler sendiri.
"Kita bisa mulai dari hal-hal kecil yang mudah diingat dan diterapkan oleh Gen Z. Percuma punya tumbler mahal tapi ujung-ujungnya beli air mineral botol plastik dan menambah sampah," ujar Clarence pada RRI Pro4 Samarinda.
Jika sebuah tempat wisata menjadi kotor dan tidak nyaman, jumlah wisatawan akan berkurang dan dapat menurunkan pendapatan pelaku UMKM setempat. Oleh karena itu, menjaga kebersihan sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kesejahteraan ekonomi lokal. Dengan adanya pariwisata berkelanjutan, diharapkan mampu membentuk karakter wisatawan yang bertanggung jawab.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....