Tetap Jalan saat Puasa, 50.190 Paket MBG di Balikpapan Siap Dibawa Pulang
- 28 Feb 2026 16:13 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID,Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan memastikan program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan konsisten selama bulan suci Ramadan 1447 H. Meski sedang dalam masa puasa, distribusi asupan gizi bagi pelajar di "Kota Beriman" ini tetap dilaksanakan dengan penyesuaian kemasan dan waktu distribusi.
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Balikpapan, Laila Suci Pradita, menjelaskan bahwa pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah memodifikasi jenis hidangan guna menjaga kualitas makanan hingga waktu berbuka tiba.
"Selama bulan puasa, kami menyesuaikan menu dengan menyediakan makanan kering yang memiliki daya tahan lebih lama sehingga tetap layak dikonsumsi saat berbuka puasa," ujar Laila saat dikonfirmasi oleh RRI pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Teknis penyaluran pun turut mengalami perubahan. Jika pada hari biasa makanan disajikan untuk makan siang, kini SPPG mendistribusikan paket gizi tersebut pada pagi hari menggunakan tote bag (tas serbaguna), bertepatan dengan jam pulang sekolah siswa yang lebih awal selama Ramadan.
Terkait operasional menjelang Idulfitri, BGN akan mengikuti kalender pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan. "Untuk libur lebaran, distribusi akan dihentikan sementara dan akan dimulai kembali sesuai jadwal masuk sekolah," tambah Laila.
Hingga saat ini, program MBG di Balikpapan telah menjangkau 47.702 pelajar dan total guru serta non pendidik sebanyak 2.488 orang dengan total keseluruhan penerima manfaat sebanyak 50.190 orang. Ada 25 SPPG yang tersebar di wilayah Balikpapan Selatan, Utara, Timur, Kota, dan Tengah. Saat ini, hanya Kecamatan Balikpapan Barat yang belum terjangkau secara menyeluruh.
Pada tahun 2026, BGN menargetkan penambahan hingga 63 unit SPPG agar seluruh kecamatan di Balikpapan dapat merasakan manfaat dari program Asta Cita ini secara merata.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan BGN, terutama mengenai variasi menu selama Ramadan. Walaupun berstatus sebagai penerima manfaat, Disdikbud berkomitmen melakukan evaluasi rutin untuk memastikan asupan yang diterima siswa tetap seimbang.
Langkah pengawasan ini juga didukung oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yang secara berkala memantau kualitas sanitasi dan standar gizi di tiap unit SPPG. Hal ini dilakukan guna memproteksi kesehatan para pelajar agar mendapatkan menu bergizi yang optimal meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....