Kadiskominfo Samarinda Dorong Anak Muda Manfaatkan Fasilitas Pinjaman
- 12 Feb 2026 14:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, mendorong generasi muda untuk memanfaatkan fasilitas bantuan permodalan yang telah disiapkan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, guna mengembangkan usaha. Hal itu diungkapkannya dalam obrolan SPADA Pro 2 RRI Samarinda Kamis, 12 Febuari 2026.
Menurut Aji Syarif Hidayatullah, Pemerintah Kota Samarinda telah menyiapkan dana pinjaman bagi masyarakat yang ingin memulai atau mengembangkan usaha. Fasilitas tersebut disalurkan melalui Bank resmi Samarinda.
“Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas. Wali Kota Samarinda menyiapkan hampir Rp20 miliar. Uang itu untuk masyarakat yang mau usaha, kalau mau pinjam. Kita siapkan Rp20 miliar di Bank Samarinda, di depan Pasar Segiri itu ada kantornya, pinjam di sana. Yang resmi, bunganya terukur, tidak terlalu memberatkan. Kalau mau usaha bisa dengan itu, tidak perlu meminjam online,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dana sebesar Rp20 miliar tersebut telah disiapkan sejak tahun lalu. Namun, pemanfaatannya dinilai masih belum optimal.
“Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan fasilitas itu Rp20 miliar tahun kemarin. Saya tidak tahu tahun ini. Bahkan, hanya sedikit yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Nah, seharusnya anak-anak muda memanfaatkan itu,” katanya.
Aji menilai, saat ini merupakan momentum bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mulai mandiri secara finansial melalui kewirausahaan, termasuk memanfaatkan platform digital.
“Saya lihat sekarang sudah masanya para mahasiswa tidak usah lagi minta sama orang tua. Belajarlah berbisnis secara online. Gunakan kesempatan itu dengan persyaratan tertentu, coba dimanfaatkan,” katanya, menambahkan.
Selain dukungan dari pemerintah daerah, Aji juga menyoroti kebijakan pemerintah pusat terkait penguatan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebutkan adanya suntikan dana sebesar Rp200 triliun dari Kementerian Keuangan kepada Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk meningkatkan likuiditas perbankan nasional, dengan salah satu fokus pembiayaan bagi UMKM.
“Apalagi sekarang ada kebijakan pemerintah pusat. Pinjam KUR tanpa agunan, itu harusnya didatangi bank-bank penyalurnya seperti BRI, BNI, Mandiri. Kemungkinan regulasinya sudah ada itu. Kemarin Menteri Keuangan mengatakan peminjaman di bawah Rp200 juta tanpa agunan. Coba dimanfaatkan daripada meminjam pinjol, terutama yang ilegal,” katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar lebih bijak dalam mencari sumber permodalan dan menghindari pinjaman online ilegal yang berisiko tinggi. Pemerintah, kata dia, telah menyediakan jalur resmi dengan skema yang lebih aman dan terukur untuk mendukung pertumbuhan usaha masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....