Isra Mi'raj Sekolah Rakyat 58, Tanamkan Pendidikan Karakter Siswa
- 24 Jan 2026 07:30 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 58 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter keagamaan siswa. Kegiatan ini di Jalan Ery Suparjan, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat, 23 Januari 2026.
Kegiatan ini diikuti siswa, pendidik, serta menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan daerah dan tokoh masyarakat untuk memperkenalkan keberadaan serta peran sekolah rakyat di lingkungan sekitar.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Kaltim, Rabiatul Adawiyah, mengatakan peringatan Isra Mi’raj dimanfaatkan sebagai sarana pembentukan kepribadian dan kedisiplinan siswa melalui keteladanan Nabi Muhammad SAW.
“Alhamdulillah kami dari SRT 58 melaksanakan peringatan Isra Mi’raj dengan tujuan meningkatkan kepribadian siswa melalui suri teladan Nabi, terutama perintah salat untuk membentuk kedisiplinan mereka di sekolah,” ujarnya.
Rabiatul menyebut, kegiatan tersebut juga menjadi momentum melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat kewilayahan, hingga tokoh masyarakat agar ikut mendukung proses pendidikan di sekolah rakyat.
Sementara itu, Koordinator Pengawas SMA/SMK dan SLB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Suharyono, menilai kegiatan keagamaan di sekolah rakyat berperan penting dalam penguatan karakter siswa, khususnya kedisiplinan dalam belajar.
“Kalau anak ibadahnya tertib, rajin, dan konsisten, itu akan berdampak pada pola belajar yang juga disiplin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melihat empat bulan sekolah rakyat terpadu 58 berjalan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyebut penyelenggaraan di sekolah ini sudah cukup baik meski masih dalam kondisi keterbatasan sarana dan prasarana.
“Dengan segala keterbatasan gedung dan fasilitas yang ada, sekolah rakyat rintisan bisa berjalan. Kami juga melihat dalam empat bulan ini anak-anak antusias mengikuti pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini jumlah siswa di SRT 58 telah penuh sesuai kapasitas, yakni 50 siswa jenjang SD dan 25 siswa jenjang SMA, sehingga tidak memungkinkan penambahan peserta didik baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....