Operasi Ketupat Mahakam 2026 Fokus Keselamatan Jalur Perairan Kaltim

  • 18 Mar 2026 22:09 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur resmi meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh jalur perairan menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026, kepolisian fokus mengantisipasi lonjakan penumpang di pelabuhan dan jalur transportasi air guna menjamin keamanan serta keselamatan pemudik.

Direktur Polairud Polda Kaltim, Kombes Pol. Restika Pardamaean Nainggolan, menyatakan pihaknya telah mengerahkan personel gabungan dan sarana pendukung yang optimal. "Kami menyiagakan personel dari Operasi Ketupat maupun personel imbangan untuk melayani masyarakat pengguna transportasi air di seluruh wilayah Kaltim," ujarnya, kepada RRI pada Rabu 18 Maret 2026.

Sebanyak 18 titik pos pengamanan telah dibentuk di sepanjang wilayah Kalimantan Timur. Khusus di Kota Balikpapan, pengawasan diperketat di tiga gerbang utama: Pelabuhan Kariangau, Pelabuhan Semayang, dan dermaga speedboat Kampung Baru. Selain itu, pengamanan mencakup wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Paser, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Bontang, hingga Berau.

Untuk mendukung mobilitas, Ditpolairud menyiagakan lima kapal patroli tipe C2 di berbagai kabupaten. Selain kapal besar, sejumlah speedboat juga dikerahkan untuk menjangkau wilayah perairan sempit dan sungai agar respons terhadap potensi gangguan keamanan dapat dilakukan lebih cepat.

Kombes Pol. Restika menyoroti beberapa potensi kerawanan, di antaranya cuaca ekstrem dan keberadaan satwa liar seperti buaya yang masih menjadi ancaman di beberapa titik perairan. Namun, fokus utama petugas adalah mencegah praktik kelebihan muatan (overload).

"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami tegas mengingatkan operator kapal agar tidak memaksakan muatan melebihi kapasitas, baik penumpang maupun kendaraan roda dua, karena risikonya sangat fatal," kata Restika.

Guna memastikan kelancaran arus mudik, Polairud memperkuat kolaborasi dengan instansi terkait seperti KSOP, Pelindo, dan TNI AL. Masyarakat yang hendak mudik pun diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik serta menjaga kewaspadaan selama di perjalanan.

"Kami meminta penumpang tetap berada di area aman kapal dan jangan memaksakan diri naik ke armada yang sudah penuh. Lebih baik menunggu jadwal berikutnya daripada bertaruh nyawa," ucapnya.

Melalui persiapan matang ini, Polda Kaltim berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah perairan dapat berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala berarti, sehingga masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan selamat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....