Orgamu Samarinda Siapkan 22 Kapal Hadapi Arus Mudik Lebaran Idulfitri 2026
- 17 Mar 2026 13:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri, Organisasi Angkutan Mahakam Ulu (Orgamu) Samarinda menyiapkan 22 armada kapal untuk melayani rute pedalaman Kalimantan Timur, khususnya tujuan Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
Ketua Orgamu Samarinda, Husaini, dalam keterangannya mengatakan jumlah armada tersebut telah melalui pemeriksaan dan dinyatakan laik layar untuk mengangkut penumpang selama periode mudik Lebaran tahun ini. Ia menyebut awalnya terdapat 23 kapal yang disiapkan, namun satu armada tidak dapat dioperasikan akibat insiden tenggelam beberapa waktu lalu.
“Meski berkurang satu, kami pastikan armada yang tersedia masih mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat yang akan mudik,” ujarnya, Selasa 17 Maret 2026.
Hingga sepekan menjelang Lebaran, kondisi di Dermaga Sungai Kunjang masih terpantau normal. Belum terlihat lonjakan penumpang signifikan seperti pada musim mudik tahun sebelumnya.
Setiap harinya, dua kapal diberangkatkan secara rutin dari dermaga tersebut. Satu kapal melayani rute menuju Melak, Kabupaten Kutai Barat, sementara satu kapal lainnya menuju Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu.
Beberapa kapal yang beroperasi di antaranya Putra Mahakam Indah 2 untuk tujuan Melak dan Ronald Jaya untuk tujuan Long Bagun. Kedua armada ini menjadi andalan masyarakat yang hendak pulang ke wilayah pedalaman melalui jalur Sungai Mahakam.
Orgamu juga memperketat pengawasan terhadap angkutan barang guna menghindari potensi kecelakaan akibat kelebihan muatan. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi berdasarkan pengalaman insiden sebelumnya.
“Untuk barang itu dibatasi. Tidak boleh lagi bermuatan yang overload demi keselamatan penumpang, kapal, dan awak kapal,” ucap Husaini.
Ia menegaskan setiap kapal telah diberikan tanda batas garis muat yang wajib dipatuhi. Jika ditemukan muatan melebihi batas tersebut, maka barang harus segera dibongkar sebelum kapal diizinkan berlayar.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan kapal selama perjalanan di Sungai Mahakam, sekaligus memastikan keselamatan penumpang selama arus mudik Lebaran berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....